SUMBAR

Penerima Anugerah KPID Sumbar Award 2022 Melalui Seleksi yang Ketat, Juri Berlapis

          Penerima Anugerah KPID Sumbar Award 2022 Melalui Seleksi yang Ketat, Juri Berlapis
Penerima Anugerah KPID Sumbar Award 2022 Melalui Seleksi yang Ketat, Juri Berlapis
"Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan. Tetapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan."

Imam Ali Kwh

BENTENGSUMBAR.COM - Komisi Penyiaran Daerah Provinsi Samatera Barat kembali menggelar malam Anugerah KPID Sumbar Sumbar 2022. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Auditorium Istana Gubernur Sumbar pada Rabu, 7 Desember 2022.

"Alhamdulillah, kita kembali dapat menggelar KPID Award 2022. Tahun lalu disaat pandemi melanda dunia, tahun ini pasca pandemi," ungkap Ketua KPID Sumbar Rahmadi Sutrisno saat jumpa pers dengan awak media, Selasa, 6 Desember 2022.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Rahmadi Sutrisno, beberapa kategori menjadi penilaian dewan juri dengan ketat bagi penerima anugerah KPID 2022.

"Juri kita berlapis, dari berbagai kalangan. Jadi kita tidak sembarangan dalam memberikan penghargaan, betul-betul ketat seleksinya, bahkan juri sempat adu argumentasi dalam memberikan penilaian," cakap pria yang ditempa sebagai aktivis di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini. 

Sementara itu, Ficky Tri Saputra selaku Ketua Panitia KPID Sumbar Award 2022 menjelaskan, pengkatagorian KPID Sumbar Award 2022.

Pertama, kategori Lembaga Penyiaran meliputi: program berita terbaik, program talkshow terbaik, fitur program terbaik, program anak terbaik, program iklan layanan masyarakat, program siaran religi terbaik, SSJ (Sistem Stasiun Jaringan) terbaik, Lembaga penyiaran berlangganan (LPB) terbaik, presenter terbaik, dan penyiar terbaik.

Sedangkan untuk kategori kriteria khusus, jelas Ficky lagi, ada kepala daerah peduli penyiaran, tokoh peduli penyiaran, tokoh inspiratif penyiaran, penghargaan sepajang masa.

"Menariknya, pada tahun ini kita juga memberikan apresiasi kepada penggiat konten kreator Sumatera Barat. Indikator penilaianya adalah konten creator yang memiliki karya sesuai dengan P3SPS dan konten creator tersebut memiliki karya yang pernah tayang di LP Sumatera Barat," terangnya mantan jurnalis Padangtv ini.

Untuk penjurian, secara panjang lebar Komisioner KPID Sumbar Robert Cenedy mengatakan, KPID Sumbar melibatkan berbagai kalangan, mulai dari budayawan hingga ulama.

"Dewan juri terdiri dari Komisioner KPDI, Budayawan yang juga Bundo Kanduang Raudah Thaib, dari MUI Prof. DR. H. Alwis Qarni yang menilai konten religi," jelasnya.

Tak hanya itu, kata Robert menambahkan, juri juga berasal dari AJI Aidil Ikhlas, pakar Komunikasi dan Penyiaran Islam DR. Abdullah Khusairi dan Kepala Dinas Kominfotik Sumbar Jasman Rizal dari unsur pemerintahan.

Hadir pada saat jumpa pers tersebut para komisioner KPDI Sumbar lainnya, yaitu Dasrul, Eka Jumiati, dan Baldi Pramana. (BY)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BentengSumbar.com di Google News
Silahkan ikuti konten BentengSumbar.com di Instagram @bentengsumbar_official, Tiktok dan Helo Babe. Anda juga dapat mengikuti update terbaru berita BentengSumbar.com melalui twitter: