Warga Relakan Rumah Jadi Jalan, Semoga Jadi Amal Bagi Keluarga Kami

BENTENGSUMBAR.COM – Dua tahun terakhir ini Pemerintah Kota Pariaman sedang gencar-gencarnya membuka akses jalan baru tanpa anggaran daerah. 

Tercatat sudah 17 ruas jalan yang dibuka sejak akhir 2021 hingga sekarang, atau lebih dikenal dengan jalan non bajeter.

Semuanya melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar melalui gotong royong bahkan ada masyarakat yang mau menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan.

Ulfa Hidayat (33), warga Desa Kampung Gadang Padusunan ini pulang dari rantau Balikpapan untuk menyaksikan rumah keluarganya dirobohkan dan menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan yang menghubungkan Dusun Kuraitaji dengan dusun tetangga, Bulukan, Desa Kampung Baru Padusunan.

“Sekitar sepuluh tahun yang lalu, pihak pemerintah juga pernah merencanakan akan membuat jalan ini namun belum ada kesepakatan dengan keluarga kami sebagai pemilik tanah dan rumah,” ujar pria yang akrab disapa Ul ini, Senin, (5/12).

Namun sekarang, ucapnya melanjutkan, Wali Kota Pariaman, Genius Umar langsung mengkomunikasikannya kepada kakak kami yang tinggal di kampung ini. 

Walikota mengutarakan niatnya untuk kembali membuka jalan di tanah kami ini.

“Kemudian kakak kami tadi memusyawarahkan kepada kami beradik kakak sampai kami sepakat untuk merelakan rumah dirubuhkan karena terkena dampak pelebaran jalan,” terang pria ketujuh dari sembilan orang bersaudara ini.

Ul dan kakaknya yang lain mengaku pulang kampung untuk menyaksikan langsung proses merubuhkan rumah dimana ia dibesarkan ini untuk dijadikan jalan.

“Setelah rumah ini dirubuhkan, Pak Walikota berjanji akan membangunkan sebuah rumah disamping rumah yang sudah dirubuhkan ini karena terpakai oleh jalan selebar tujuh meter,” ucapnya.

“Niat kami sekeluarga adalah adalah semoga jalan yang akan dibangun ini bermanfaat bagi masyarakat dan semoga Allah SWT mencatat sebagai amal jariah bagi kedua orang tua dan keluarga kami,” pungkasnya.

Sementara itu Wako Pariaman Genius Umar membenarkan bahwa jalan yang akan dibuat di desa itu sudah lama terkendala dengan rumah keluarga Ulfa Hidayat. 

“Kalau kita buka jalan ini maka rumah keluarga Ul harus dirubuhkan karena sisi lainnya adalah tebing, sehingga pelebaran jalan hanya kearah rumah Ul,” ungkap Genius Umar.

“Namun dengan komunikasi yang baik, Ul dan keluarganya mau dengan sukarela merubuhkan rumah ukuran 8x12 meter dan menghibahkan tanahnya sebagai jalan. Kami juga akan membuatkan kembali sebuah rumah sesuai permintaan keluarga Ul di sebelah rumah yang sudah dirubuhkan,” sambungnya.

Genius Umar juga mengungkapkan bahwa uang pembangunan rumah Ul juga berasal dari sumbangan berbagai pihak seperti perantau, masyarakat dan Baznas Kota Pariaman.

“Atas nama Pemko Pariaman kami sangat berterimakasih kepada Ul dan keluarga, semoga ini dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT dan jalan ini bisa dimanfaatkan oleh semua pihak untuk beraktifitas dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (r/at)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »