| Ketua DPRD Padang, Muharlion mengungkapkan, pembuatan sumur bor merupakan salah satu solusi jangka menengah dalam penanganan kasus kekeringan. |
Demikian disampaikannya saat rapat kerja Komisi II DPRD Padang dengan mitra kerja terkait penanganan pasokan air bersih pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang, akhir November 2025 lalu.
Diperkirakan, dibutuhkan minimal 200 titik sumur bor di daerah yang alami kekeringan.
"Pengalaman kami dalam membuat sumur bor, untuk bisa mendapatkan air bersih, butuh kedalaman sampai 60 meter. Pengerjaannya butuh waktu sampai satu bulan dengan menggunakan peralatan mesin," ungkap Muharlion.
Muharlion mendesak, Pemko Padang melakukan percepatan penggalian sumur bor ini.
Terlebih, satu bulan kedepan, ummat muslim akan memasuki bulan puasa Ramadhan.
"Musim panas diperkirakan masih akan terjadi sampai Maret 2026. Sumur warga akan makin mengering. Ini persoalan serius seiring akan meningkatnya kebutuhan air pada Ramadhan terutama di masjid dan mushalla," tegas Muharlion. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »