| Wali Kota Pariaman Yota Balad pada jumpa pers dengan wartawan. |
Demikian ditegaskan Wali Kota Pariaman Yota Balad pada jumpa pers dengan wartawan di ruang kerjanya, Balaikota Pariaman, Kamis (29/1/2026), Yota Balad didampingi Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar dan Kadis Kominfo Yalviendri, SE, Akt, MM.
Menurut Yota Balad, sebelumnya Porprov Sumbar akan dilaksanakan Juni – Juli 2026. Karena memang belum ada anggaran yang dialokasikan untuk Porprov, makanya Pemko Pariaman menyatakan tidak akan ikut Porprov. Namun setelah ada perubahan pengunduran pelaksanaannya, maka pada Anggaran Perubahan bisa dianggarkan. Sehingga dipastikan Kota Pariaman ikut Porprov Sumbar.
“Jadi Porprov Sumbar dilaksanakan setelah pengesahan Anggaran Perubahan. Jelas Kota Pariaman menyediakan anggaran untuk Porprov,” ungkap Yota Balad.
Yota Balad juga menyampaikan rumusan rapat koordinasi terbatas kepala
daerah se-Sumatera Barat pada Rabu (28/1/2026) dengan tema "Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sumatera Barat XVI tahun 2026", dan telah dapat merumuskan hal-hal yang meliputi sebagai berikut:
1. Sepakat dan berkomitmen untuk mengikuti secara bersama Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sumatera Barat XVI Tahun 2026.
2. Sepakat penyelenggaraan PORPROV XVI Tahun 2026 pada beberapa Kabupaten/Kota sebagai tuan rumah bersama serta pembukaan penutupan diselenggarakan di Kota Padang.
dan berkomitmen menetapkan
3. Sepakat dan berkomitmen bahwa penyelenggaraan PORPROV XVI Tahun 2026 dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2026.
4. Sepakat berkomitmen dan Pemerintah Kabupaten/Kota mengalokasikan anggaran untuk mendukung penyelenggaraan PORPROV XVI Tahun 2026.
5. Sepakat dan berkomitmen bahwa atlet peserta PORPROV adalah atlet yang berdomisili di Kabupaten/Kota sekurang-kurangnya dalam kurung waktu minimal 2 tahun terakhir sebelum pelaksanaan PORPROV.
6. Kesepakatan dan komitmen ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan PORPROV XVI Tahun 2026, serta akan ditindaklanjuti melalui pertemuan teknis bersama pihak terkait.
Menurut Yota Balad, Pemko Pariaman juga berharap tiga cabor dapat dipusatkan di Kota Pariarman. Yakni cabor sepatu roda, tenis dan bulu tangkis.
“Alasaanya memiliki lapangan sarana prasarana memadai sebagai lokasi pertandingan,” kata Yota Balad.
Wakil Wali Kota Mulyadi menambahkan, menyayangkan ada tudingan terhadap Pemko Pariaman yang tidak ikut Porprov Sumbar. Tanpa memahami kondisinya, langsung menuding Pemko Pariaman kurang peduli dengan keikutsertaan Kota Pariaman di ajang Porprov tersebut.
“Padahal, Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah, merupakan orang sangat gemar berolah raga. Hanya saja jadwal dan penganggaran saja yang belum ada, jika dipaksakan di Juni – Juli,” tutur Mulyadi, mantan anggota DPRD Kota Pariaman ini.
Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD menambahkan, Kota Pariaman terus didesak untuk mendaftar Porprov Sumbar yang dilaksanakan pada Juni-Juli 2026. Tapi kami tidak akan mendaftar jika dipaksakan juga jadwal tersebut.
“Namun jika dilaksanakan setelah perubahan, Oktober 2026 dilaksanakan Porprov, maka kami yang pertama akan mendaftarkan ke KONI Provinsi,” tegas Edison.
Menjawab pertanyaan wartawan, Edison menyebutkan ada 48 cabor yang di Pariaman. Namun untuk mengikuti Porprov 2026 nanti tentu tidak semuanya.
Diprioritaskan cabor yang memang berpotensi meraih prestasi, terutama yang sudah meraih prestasi di kejuaran atau pertandingan di berbagai level, sudah aktif sebelumnya dan penilainnya. (at)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »