| Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II). |
Wali Kota menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan dinamika yang wajar dalam pemerintahan, namun memiliki substansi strategis berupa penataan ulang dan penguatan sumber daya aparatur agar birokrasi bekerja lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan daerah.
"Penempatan pejabat pada posisi yang tepat diarahkan untuk mempercepat progres kinerja yang lebih maju, terukur, dan bermutu, terutama dalam memastikan program pemerintah berjalan fokus dan berdampak nyata bagi masyarakat" kata Riyanda.
Dia menekankan bahwa penguatan sumber daya aparatur menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan penurunan kapasitas fiskal daerah.
Baik dari sisi APBD maupun berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga birokrasi dituntut bekerja lebih cermat dan adaptif.
Dalam konteks tersebut, Wali Kota Riyanda menilai penyegaran dan penataan ulang pejabat eselon II bernilai strategis untuk memperkuat kepemimpinan perangkat daerah dalam mengelola keterbatasan anggaran tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik.
"Kepada para pejabat yang dilantik, diharapkan untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan program prioritas di perangkat daerah masing-masing, meningkatkan kompetensi manajerial, serta mendorong kinerja organisasi yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata sesuai semangat Sawahlunto Maju" pungkasnya. (marjafri)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »