Pagi, Ini Pengurus PWI Sumbar Dilantik, Petinggi PWI Pusat Sudah Berdatangan

Pagi, Ini Pengurus PWI Sumbar Dilantik, Petinggi PWI Pusat Sudah Berdatangan
Ketua PWI Sumatera Barat (Sumbar), Widya Navies salam kompak dengan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Sumbar Zul Effendi. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kedatangan jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ke Sumatera Barat menjelang pelantikan Pengurus PWI Sumbar periode terbaru, Selasa (3/2/2026) pagi ini.

Sejumlah petinggi organisasi wartawan tertua di Indonesia itu telah tiba sejak, Senin (2/1/2026) sore dan langsung disambut jajaran pengurus PWI Sumbar dalam nuansa kekeluargaan.

Terlihat hadir Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, serta rombongan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Pusat. 

Kedatangan mereka menjadi penanda bahwa agenda pelantikan PWI Sumbar bukan sekadar seremoni, tetapi momen penting konsolidasi organisasi pers di daerah.

Rombongan PWI Pusat disambut langsung Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Sekretaris Firdaus, Penasehat PWI, Basril Basyar, Ketua SIWO PWI Sumbar Syaiful Husein, pengurus PWI Rusdi Bais, Ketua IKWI PWI Sumbar, serta jajaran pengurus lainnya.

Suasana penyambutan berlangsung cair, bahkan diisi dengan agenda santai makan durian bersama sebagai simbol keakraban antara pusat dan daerah.

Pelantikan Pengurus PWI dan IKWI Sumbar dijadwalkan berlangsung di Istana Gubernuran mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini dikemas dalam tajuk besar “Pelantikan PWI, IKWI Sumbar dan Diskusi Kebencanaan untuk Sumbar Bangkit” ini menunjukkan bahwa organisasi pers juga ingin mengambil peran strategis dalam isu-isu krusial daerah.

Rangkaian acara tidak hanya berisi prosesi pengukuhan pengurus, tetapi juga diskusi kebencanaan selain dihadiri Ketua Umum PWI Pusat dan menurut rencana juga bakal dihadiri gubernur Sumbar sebagai pembicara utama.

Tema ini dipilih karena Sumbar merupakan salah satu daerah rawan bencana, sehingga peran media dalam edukasi, mitigasi, dan penyebaran informasi akurat menjadi sangat vital.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies sebelumnya menyampaikan bahwa pelantikan ini memang sempat tertunda, meski Surat Keputusan kepengurusan dari PWI Pusat sudah lama diterima.

Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti pernikahan yang sudah sah, namun resepsi baru bisa digelar belakangan karena berbagai pertimbangan teknis dan waktu.

Menurutnya, kehadiran langsung sejumlah pengurus inti PWI Pusat menunjukkan perhatian besar terhadap dinamika organisasi di daerah. Selain memperkuat legitimasi kepengurusan, momen ini juga diharapkan mempererat koordinasi program kerja antara PWI Sumbar dan pengurus pusat ke depan.

Panitia pelantikan telah mematangkan persiapan secara detail melalui sejumlah rapat internal. Tugas-tugas dibagi berdasarkan bidang, mulai dari penanggung jawab lokasi, penerimaan tamu, materi pelantikan, konsumsi, hingga dokumentasi dan publikasi. Profesionalisme penyelenggaraan menjadi perhatian utama agar kegiatan berjalan tertib dan berkesan.

Sejumlah elemen pendukung juga disiapkan untuk menambah kemeriahan, seperti tampilan videotron bertema pelantikan dan kebencanaan, pembaruan visual Mars PWI, serta photobooth berlatar logo mitra dan sponsor. Kehadiran pagar ayu dan pembawa pataka turut dipersiapkan secara khusus guna menjaga nuansa sakral dan khidmat prosesi pelantikan.

Daftar undangan mencerminkan skala besar acara ini. Selain Gubernur Sumbar, turut diundang unsur Forkopimda, pimpinan TNI–Polri, kepala daerah se-Sumbar, pimpinan DPRD, tokoh pers nasional dan daerah, pimpinan BUMN dan perbankan, rektor perguruan tinggi, hingga organisasi profesi. Hal ini menunjukkan posisi PWI sebagai mitra strategis dalam ekosistem informasi daerah.

Melalui pelantikan ini, PWI Sumbar diharapkan semakin solid sebagai rumah besar wartawan serta mampu mengambil peran lebih luas, tidak hanya dalam penguatan profesionalisme jurnalistik, tetapi juga dalam isu publik seperti kebencanaan, pembangunan, dan kebangkitan daerah.

Momentum ini menjadi penegasan bahwa pers tetap berdiri di garda depan, mengawal informasi sekaligus memberi kontribusi nyata bagi Sumatera Barat.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »