| Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman dan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed memperingatkan bahwa serangan Iran yang berkelanjutan terhadap negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk merupakan "eskalasi berbahaya." |
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada hari Senin mengungkapkan, kedua pemimpin tersebut membahas perkembangan regional terbaru dan implikasinya terhadap keamanan dan stabilitas regional dalam sebuah panggilan telepon, menurut pernyataan kementerian.
“Mereka juga menegaskan bahwa serangan Iran yang berkelanjutan terhadap negara-negara GCC merupakan eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” tambah pernyataan itu, dilansir Al Arabiya.
“Mereka menekankan bahwa negara-negara GCC akan terus mengerahkan semua upaya untuk mempertahankan wilayah mereka dan memobilisasi semua kemampuan yang tersedia untuk mendukung keamanan regional dan menjaga stabilitas.”
AS dan Israel memulai serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Iran telah merespons dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk tetangga.
Sementara itu, Arab Saudi ]mencegat lebih dari 60 drone yang diluncurkan ke wilayahnya semalam, termasuk puluhan yang dicegat di Riyadh dan Wilayah Timur.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengungkapkan bahwa 34 drone dicegat dan dihancurkan di Wilayah Timur dalam kurun waktu dua jam.
Pada hari Minggu, kementerian pertahanan mengumumkan peluncuran layanan melalui aplikasi “Tawakkalna” di mana masyarakat dapat melaporkan penampakan udara yang mencurigakan sebagai tanggapan terhadap serangan Iran yang terus berlanjut ke arah Kerajaan.
Layanan ini memungkinkan warga negara dan penduduk Arab Saudi untuk melaporkan objek udara mencurigakan apa pun, termasuk drone atau rudal, untuk memastikan laporan diterima dalam waktu singkat, menurut SPA.
Layanan ini juga dilaporkan akan memungkinkan pihak berwenang untuk merespons dengan cepat guna melindungi negara dan sumber dayanya.
Pertahanan Saudi telah memperluas operasi pencegatan dan penghancuran mereka sebagai respons terhadap serangan Iran yang menargetkan Kerajaan dalam beberapa hari terakhir, mencegat sejumlah besar drone dan rudal Iran di berbagai bagian negara. (*)
Sumber: SINDOnews.com
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »