| Kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian Angkatan Pertama dibuka secara resmi dan berlangsung di Kota Padang, pada tanggal 14–15 Agustus 2026. (Foto: Oktryoni). |
Kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian Angkatan Pertama dibuka secara resmi dan berlangsung di Kota Padang, pada tanggal 14–15 Agustus 2026.
Kegiatan perdana ini menjadi bukti nyata komitmen PWI Sumbar dalam membekali para anggotanya dengan pemahaman mendalam tentang seluk-beluk profesi jurnalistik sekaligus tata kelola keorganisasian yang baik.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh peserta yang datang dari berbagai daerah di seantero Sumatera Barat. Materi yang disampaikan dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai kode etik jurnalistik, peningkatan profesionalisme, hingga pemahaman menyeluruh tentang struktur, tugas, dan fungsi kelembagaan PWI.
Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Nafis, membuka kegiatan tersebut secara dalam jaringan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya secara langsung.
Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan dan Penyelesaian Perselisihan (DKP) PWI Sumatera Barat, Zul Efendi, menyampaikan bahwa PWI merupakan organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia.
Berdiri sejak 9 Februari 1946, usianya kini telah melampaui 80 tahun — jauh sebelum masa Orde Baru lahir. Di sepanjang perjalanan panjang bangsa ini, bermunculan berbagai organisasi profesi lainnya.
Namun tetap saja, PWI adalah satu-satunya organisasi wartawan yang diakui secara resmi dalam undang-undang, dan bersama organisasi profesi lainnya menjadi bagian tak terpisahkan dari konstituen Dewan Pers.
Semetra itu, Sawir Pribadi Wakil Bidang Organisasi menyatakan bahwa pertemuan hari ini bukan sekadar rangkaian orientasi keanggotaan dan keterampilan dasar wartawan semata.
Lebih dari itu, momen ini adalah sarana silaturahmi yang sangat berharga. Mengingat kita belum tentu saling mengenal satu per satu, kehadiran Bapak-Ibu sekalian di sini memungkinkan kita untuk saling bertegur sapa, berkomunikasi, dan mempererat ikatan persaudaraan.
“Kami menyadari, perjalanan menuju tempat ini tidaklah mudah bagi sebagian rekan-rekan. Ada yang datang dari Sijunjung dan daerah jauh lainnya yang membutuhkan perjuangan. Namun lihatlah, perjuangan itu berbuah manis: kita akhirnya dapat bertemu dalam satu wadah. Tanpa momen seperti ini, kiranya sangat sulit bagi kita untuk berkumpul. Bertemu sesama Ketua PWI saja sudah jarang, apalagi berkenalan dengan rekan-rekan yang sebagian besar belum sempat kami kenal,” ujarnya.
Sawir Pribadi juga menyampaikan bahwa materi lengkap telah dibagikan kepada seluruh peserta, sehingga penyampaian pada kesempatan ini hanya berfokus pada hal-hal pokok yang penting dipahami bersama.
Ia juga menegaskan kedudukan PWI sebagai salah satu konstituen Dewan Pers, yang lahir pertama kali di Surakarta pada 9 Februari 1946, tepat enam bulan setelah Kemerdekaan Republik Indonesia, dan kini menjangkau keberadaannya hingga ke seluruh provinsi di Indonesia.
Senada dengan hal itu, Ketua PWI Kota Solok, Raunis Roni, menyampaikan harapan bahwa dengan digelarnya orientasi angkatan pertama ini, kelak akan lahir kader-kader wartawan yang tidak hanya andal dalam menulis dan meliput berita, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta peran strategis organisasi PWI dalam menjaga kemerdekaan pers dan kesejahteraan anggotanya.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal pembinaan berkelanjutan guna memastikan regenerasi insan pers di Sumatera Barat berjalan dengan terarah, berkualitas, dan senantiasa berlandaskan integritas yang tinggi.
Hadirnya dukungan berbagai media dan mitra kerja sama dalam kegiatan ini semakin memperkuat keyakinan bahwa angkatan pertama peserta orientasi ini kelak akan menjadi pelopor perubahan dan peningkatan kualitas jurnalistik di Bumi Minangkabau.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »