| Wako Fadly Amran menegaskan, arah pembangunan pendidikan Kota Padang bertumpu pada tujuh prioritas. (Foto: Diskominfo). |
Kegiatan ini menghadirkan best practice dari satuan pendidikan, para pemikir narasumber nasional dan internasional, menjadi ruang diskusi, serta penandatanganan nota kesepahaman.
Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Prof Dr Fauzan, M.Pd., Chief Executive Officer Education Malaysia Global Service (EMGS) Ministry of Higher Education Malaysia, Novie Tajuddin, Rektor Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Prof Dr Ilham Sentosa, Gubernur Sumatera Barat diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Habibul Fuadi, dan Sekda Kota Padang, Raju Minropa
Tampak juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, Unsur Forkopimda serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang, Kepala Kemenag Kota Padang, Rektor UNP, Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D., Perwakilan CUCAS China, Pimpinan EMGS, Pimpinan DMDI, Para Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kota Padang, Para Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, dan Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Pendidikan peserta seminar.
Wali Kota Fadly Amran menyebut, nilai utama dilaksanakannya seminar terletak pada manfaat yang dihasilkan.
Gagasan yang dibahas serta kerja sama yang dibangun harus memberi dampak bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Padang.
“Kehadiran 2.334 peserta dari berbagai jenjang dan unsur pendidikan menunjukkan besarnya perhatian dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Pemerintah Kota Padang telah menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.
Melalui Program Unggulan Padang Juara, Pemko Padang berupaya memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang lebih baik, tanpa terkendala oleh kondisi ekonomi maupun latar belakang.
“Berbagai program telah kami jalankan, di antaranya Kartu Padang Juara, penguatan kompetensi dan sertifikasi guru PAUD, penguatan pendidikan keagamaan melalui TPQ/MDTA bagi siswa SD serta MDTW/TQA bagi siswa SMP, serta penyediaan seragam sekolah modul pembelajaran gratis bagi keluarga yang membutuhkan,” jelasnya.
Fadly Amran menegaskan, arah pembangunan pendidikan Kota Padang bertumpu pada tujuh prioritas.
Seperti memperluas pemerataan akses pendidikan dengan memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena keterbatasan ekonomi maupun kondisi sosial.
"Saya berharap best practice dan inovasi yang dipresentasikan dalam seminar ini tidak berhenti sebagai bahan diskusi. Sekolah yang berhasil menghadirkan inovasi dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya, guru yang kreatif menjadi penggerak perubahan,” tukuknya.
Kemudian, meningkatkan mutu pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, sains, teknologi, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.
Selanjutnya, memperkuat karakter, agama, dan budaya Minangkabau. Meningkatkan daya saing generasi muda melalui beasiswa, penguasaan bahasa asing, program double degree, sertifikasi, dan jenjang internasional.
Mempercepat transformasi digital pendidikan. Mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Serta memperkuat kolaborasi dan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.
"Saya berharap best practice dan inovasi yang dipresentasikan dalam seminar ini tidak berhenti sebagai bahan diskusi. Sekolah yang berhasil menghadirkan inovasi dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya, guru yang kreatif menjadi penggerak perubahan,” teranya.
Selain itu, Pemerintah Kota Padang pada tahun 2025 telah melaksanakan rekognisi pembelajaran lampau (RPL) bagi guru PAUD/TK yang belum linier, sekaligus meningkatkan insentif guru PAUD sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi selama ini dalam membangun fondasi pendidikan sejak usia dini.
“Melalui sinergi dan Seminar Pendidikan ini, kita ingin mewujudkan pendidikan Kota Padang yang mampu melahirkan generasi unggul, berkarakter, berdaya saing global, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan identitas bangsa,” harapnya.
Gubernur Sumatera Barat diwakili Kepala Dinas Pendidikan Habibul Fuadi menyebut bahwa Pemprov Sumbar sangat mengapresiasi Program Unggukan Kota Padang yang lebih mengedepankan bidang pendidikan. Diharapkan program yang digagas Pemko Padang terus bergulir dan menjadi tradisi.
“Apa yang sudah dilakukan oleh Kota Padang semoga menjadi tradisi, apalagi saat ini Kota Padang teratas untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dibanding kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat, kita harapkan capaian ini terus dijaga,” katanya. (*)
Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »