| Bupati Solok Jon Firman Pandu langsung meninjau lokasi terdampak pada Selasa (22/9/2026) pagi untuk memastikan kondisi masyarakat dan penanganan darurat berjalan cepat. (Foto: Oktryoni). |
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Solok didampingi Wakil Bupati Solok Candra, Pj. Sekretaris Daerah Masheri Yanda Boy, jajaran perangkat daerah serta instansi terkait. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy juga turut hadir melihat kondisi wilayah yang terdampak banjir bandang Arosuka.
Bupati Jon Firman Pandu melihat langsung kondisi warga sekaligus kerusakan yang ditimbulkan bencana. Pemerintah Kabupaten Solok menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dengan mempercepat evakuasi, pendataan warga terdampak, serta penanganan kebutuhan mendesak di lapangan.
“Kita turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan penanganan terhadap dampak bencana dapat dilakukan secepat mungkin. Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat serta memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak dapat ditangani segera,” ujar Jon Firman Pandu.
Untuk mempercepat penanganan bencana banjir di Kabupaten Solok, pemerintah daerah menetapkan Status Tanggap Bencana. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung proses evakuasi, pendataan, penanganan warga terdampak, hingga tahapan pemulihan pascabencana.
Dua posko utama juga telah didirikan untuk mendukung penanganan darurat, yakni di depan Kompleks Perkantoran Bupati dan di depan Kantor BPJS Kabupaten Solok. Posko tersebut dilengkapi tenda pengungsian serta menjadi pusat informasi bagi masyarakat selama proses penanganan bencana berlangsung.
Dampak banjir bandang Arosuka juga dirasakan sejumlah gedung perkantoran pemerintah. Sebanyak 11 dinas terdampak, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat, Bappeda, Inspektorat, Badan Pendapatan Daerah, serta Sekretariat DPRD Kabupaten Solok.
Sementara itu, data sementara mencatat dua orang masih dalam pencarian, masing-masing berinisial AG (59) dan DA (21). Selain itu, empat orang mendapat perawatan medis, yakni ML (54), AS (66), dan YN (45) di RSUD Arosuka, sementara MN (57) dirujuk ke RSUD SPH Padang. Data tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Solok mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan bencana susulan serta mengikuti arahan petugas. “Penanganan bencana membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan situasi,” kata Jon Firman Pandu. (80)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »