| drh. Erni Suyanti Musabine atau akrab disapa drh. Yanti menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas kinerja, kontribusi, dan pengabdiannya menangani satwa liar. (Foto: Husnie). |
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bagian dari implementasi kebijakan pro-karier ASN yang memberikan apresiasi kepada PNS yang menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugas. Sosok drh. Yanti dipilih karena kiprahnya dalam menjaga kelestarian ekosistem sekaligus menangani satwa liar yang menjadi korban jeratan di kawasan hutan.
Di tengah kerasnya medan konservasi, drh. Yanti sehari-hari berhadapan dengan persoalan satwa liar yang membutuhkan pertolongan. Tugasnya tidak berhenti pada penyelamatan, tetapi berlanjut pada proses penyembuhan hingga memastikan satwa dapat kembali hidup layak di habitat alaminya.
Dedikasi tersebut menjadikan pekerjaannya memiliki dampak yang luas, meski tidak selalu terlihat oleh publik. Setiap satwa yang berhasil diselamatkan menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem kawasan hutan.
Atas penghargaan yang diterimanya, drh. Yanti mengaku bangga karena kerja dan dedikasinya mendapat pengakuan. Ia berharap apresiasi tersebut justru menjadi pemantik semangat untuk terus menjalankan tugas dalam mengendalikan ekosistem kawasan hutan.
“Saya merasa bangga karena BKN mengakui kinerja dan dedikasi PNS yang terus bekerja meski tidak selalu terlihat. Terima kasih Kepala BKN, dan seluruh tim BKN atas apresiasi luar biasa ini,” ungkap drh. Yanti setelah menerima penghargaan KPLB.
Ia juga berharap pengakuan tersebut dapat memberikan energi positif bagi ASN lainnya yang terus bekerja memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan masyarakat. Baginya, penghargaan bukan sekadar soal kenaikan pangkat, tetapi juga dorongan untuk mempertahankan pengabdian.
Pemberian KPLB diserahkan langsung oleh Plt. Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi, mewakili Kepala BKN, dan disaksikan Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Kementerian Kehutanan. Penyerahan berlangsung Kamis (17/9/2026) di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta.
Rahman Hadi menegaskan, penghargaan bagi PNS berdedikasi merupakan bentuk pembinaan ASN yang memberikan perhatian terhadap kontribusi dan dedikasi pegawai. Kinerja yang memberikan dampak bagi organisasi, negara, maupun masyarakat menjadi bagian yang diperhatikan dalam pemberian apresiasi.
“Pemberian penghargaan kepada PNS berdedikasi merupakan bukti konkret BKN untuk membangun sistem pembinaan ASN yang memberikan perhatian terhadap kontribusi dan dedikasi setiap pegawai dalam menjalankan tugas yang berdampak luas bagi organisasi, negara, hingga masyarakat,” ujar Rahman Hadi.
Menurutnya, pemberian KPLB kepada drh. Yanti menjadi contoh konkret implementasi kebijakan pro-karier ASN. Selain penghargaan bagi pegawai berprestasi, kebijakan tersebut juga diarahkan untuk membuka lebih banyak kemudahan dalam pengembangan karier ASN.
Kemudahan itu antara lain mencakup periode usul kenaikan pangkat setiap bulan, fleksibilitas uji kompetensi jabatan fungsional kepegawaian sepanjang tahun, kemudahan pencantuman gelar akademik dan profesi, manajemen talenta dan profiling ASN tanpa biaya, hingga program mendekatkan ASN dengan keluarga dan domisili yang telah dimulai di lingkungan BKN. Melalui 15 kebijakan pro-karier ASN tersebut, pembinaan aparatur diarahkan tidak sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan ruang bagi ASN untuk berkembang sekaligus memberikan penghargaan atas kontribusi terbaik dalam pelayanan pemerintahan dan masyarakat. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »