Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Angkatan ke-49, 54 Mahasiswa Disiapkan Jadi Garda Terdepan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Angkatan ke-49, 54 Mahasiswa Disiapkan Jadi Garda Terdepan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi menutup pendidikan tersebut di Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta, Rabu (28/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Sebanyak 54 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat (Sumbar) menuntaskan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) Angkatan ke-49 Resimen Mahasiswa (Menwa) Pagaruyung Sumbar. Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi menutup pendidikan tersebut di Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta, Rabu (28/10/2026). Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, penutupan ini menjadi momentum memperkuat karakter generasi muda yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, berwawasan kebangsaan, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Fadly Amran menegaskan, Menwa memiliki peran strategis dalam menjaga semangat nasionalisme sekaligus menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menyampaikan kritik dan masukan yang konstruktif terhadap pembangunan, tetapi tetap menjunjung tinggi Pancasila, konstitusi, serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Di satu sisi kita memerlukan mahasiswa-mahasiswi yang memberikan masukan dan kritik yang sehat untuk pembangunan bangsa dan negara. Namun, di sisi lain, kita memerlukan mahasiswa-mahasiswi yang tegak lurus dan mampu menyambung komando untuk mempertahankan kedaulatan Negara Republik Indonesia,” tegas Fadly Amran yang juga merupakan Anggota Kehormatan Menwa Pagaruyung Sumbar.

Selain penguatan wawasan kebangsaan, Fadly meminta anggota Menwa ikut mengambil peran dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, ancaman gempa bumi, banjir, dan longsor di Kota Padang maupun daerah lain di Sumbar membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, Menwa diharapkan mampu menggerakkan pelatihan dasar kebencanaan, edukasi mitigasi, serta kegiatan kesiapsiagaan bersama organisasi mahasiswa lainnya.

“Mohon para anggota resimen mahasiswa untuk menggerakkan pelatihan-pelatihan dasar kebencanaan dan kesiapsiagaan. Ini yang kita harapkan dapat dilakukan di lingkungan perguruan tinggi dan melalui organisasi-organisasi mahasiswa lainnya,” ujar Fadly. Pesan tersebut menegaskan bahwa pembentukan karakter Menwa tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan dan kemampuan dasar militer, tetapi juga kesiapan memberikan kontribusi nyata ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Fadly juga menyoroti tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga berbagai persoalan perilaku remaja. Ia berharap Menwa dapat menjadi teladan dalam membangun lingkungan kampus yang aman, produktif, dan berintegritas melalui edukasi, pendampingan, serta kegiatan positif yang melibatkan mahasiswa. Menurutnya, penguatan karakter dan kepedulian sosial perlu berjalan beriringan dengan semangat kebangsaan.

Sementara itu, Komandan Menwa Pagaruyung Sumbar, Fauzi Bahar, menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam berbagai kegiatan, termasuk penanganan bencana, gotong royong, penghijauan, dan pembangunan daerah. Fauzi juga menggagas pembentukan Dubalang Kampus, sebuah inisiatif yang terinspirasi dari program Dubalang Kota. Program tersebut direncanakan melibatkan anggota Menwa di masing-masing perguruan tinggi untuk mendukung ketertiban, keamanan, dan pembinaan lingkungan kampus sesuai aturan yang berlaku.

“Terinspirasi dari program Dubalang Kota yang digagas Wali Kota Padang, kami akan menginisiasi Dubalang Kampus dengan melibatkan anggota Menwa di masing-masing perguruan tinggi untuk membantu mencegah perilaku menyimpang serta menjaga ketertiban kampus. Melalui Diksarmil ini kami berharap melahirkan anggota Menwa yang disiplin, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ungkap Fauzi.

Diksarmil Angkatan ke-49 Menwa Pagaruyung Sumbar berlangsung pada 18–28 Oktober 2026 dan diikuti 54 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat. Upacara penutupan turut dihadiri Staf Ahli Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Infanteri Gambuh Sri Karyanto; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang; Ketua DPP Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Sumbar, Budhi Erwanto; serta perwakilan perguruan tinggi dan unsur terkait lainnya. Dengan berakhirnya pendidikan tersebut, para peserta diharapkan mampu menerapkan disiplin, kepemimpinan, solidaritas, dan semangat pengabdian dalam kehidupan kampus maupun masyarakat. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »