Bercerai Bukankah Akhir dari Segalanya, di Arab Saudi Pesta Perceraian Jadi Tren Baru

Telah menceritakan kepada kami Katsiir bin ‘Ubaid, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Khaalid, dari Mu’arrif bin Waashil, dari Muhaarib bin Ditsaar, dari Ibnu ‘Umar -radhiyallaahu ‘anhuma-, dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, "Perkara halal yang dibenci Allah Ta’ala adalah thalaq (perceraian)." (Sunan Abu Daawud)

Bercerai Bukankah Akhir dari Segalanya, di Arab Saudi Pesta Perceraian Jadi Tren Baru
BENTENGSUMBAR.COM - Arab Saudi memang dikenal sebagai negara monarki absolut yang ultrakonservatif, tapi bukan berarti pesta penuh kegembiraan dilarang. Bahkan saat ini di Saudi sedang tumbuh tren baru, yaitu tren pesta perceraian. Sesuai namanya, ini merupakan pesta yang digelar untuk merayakan perceraian.

Kue, lilin, dan undangan pesta, belakangan ini mewarnai momen perceraian, yang selama ini biasa disebut sebagai kejadian tragis dalam kehidupan. Banyak perempuan muda Saudi merayakan perceraian sebagai langkah maju untuk menyambut awal yang baru dan masa depan yang cerah.

Mengutip media Arab Saudi, Saudi Gazette, edisi 22 Juli 2017, boleh dibilang pesta perceraian “bersaing ketat” dengan pesta pernikahan dalam skala kebesarannya maupun dari segi emosi. 

Perempuan yang baru saja bercerai tampil dalam pesta-pesta mewah dengan mengenakan pakaian putih atau colorful. Mereka mengundang teman-teman sesama perempuan dan kerabat ke rumah, atau ke hotel luks, taman-taman publik, bahkan auditorium pernikahan. 

Kue-kue bertema dan jasa katering menjadi bagian dari pesta ini. Ongkos yang dikeluarkan mencapai ribuan riyal.

Mengutip laporan The Media Line di situsnya dengan judul “Tingkat Perceraian di Arab Saudi Meroket”, tingkat perceraian di Saudi belakangan ini meningkat dramatis. Kementerian Kehakiman pada tahun 2016 menyebut, sekitar 127 perceraian terjadi di Saudi setiap hari. Sedangkan di Jeddah, angka perceraian meningkat 50 persen pada tahun 2015.

Banyak yang Menentang Pesta Perceraian

Meski pesta perceraian di Saudi telah populer sejak 5 tahun lalu, namun rupanya banyak juga warga yang menentang perayaan itu. Mereka menyebut pesta perceraian adalah suatu perilaku abnormal dan secara kultural tidak bisa diterima.

Hesham Almadani, seorang pria Saudi, menyebut orang-orang yang merayakan perceraian mereka telah melupakan ajaran agamanya. Dia berkeyakinan perceraian bukanlah sesuatu yang membanggakan sehingga perlu dipestakan.
Reema Samir, seorang perempuan pegawai swasta berusia 30-an akhir bahkan menyebut menggelar pesta perceraian adalah tindakan bodoh. 

Menurut Reema, meski banyak masalah yang terjadi di antara pasangan menikah, menggelar pesta setelah mereka bercerai adalah tindakan tidak pantas. 

“Saya kira perempuan atau pria yang merayakan perceraian punya masalah psikologis. Karena kebanyakan pasangan bersikap aneh setelah perceraian. Mereka mengalami perubahan gaya hidup, perubahan sikap dan kepribadian, mungkin karena mereka bersedih atau terguncang atas pengalaman yang baru mereka lalui,” sebutnya.

Dia berpendapat, keluarga harus mendidik anak-anak mereka yang ingin merayakan perceraian bahwa menggelar pesta bukanlah tindakan tepat. Mereka harus diberi tahu bahwa pesta perceraian juga akan merendahkan mantan suami atau mantan istri mereka.

Pesta Perceraian Langkah Positif

Samah Mohammed, perempuan pegawai swasta Saudi berusia akhir 20-an tahun, menyebut salah seorang temannya mengadakan pesta perceraian di rumah dengan mengundang teman-teman dekat. Si teman itu membeli kue-kue dan mengenakan baju baru.

“Saya tahu dia mengadakan pesta itu untuk membuktikan kepada dirinya sendiri bahwa dia kuat tanpa mantan suami dan dia ingin mengindari rasa sakit karena kembali sendiri,” cerita Samah.

“Ketika ditanya mengapa dia membuat pesta itu, dia menjawab bahwa dia ingin memulai hidup baru yang penuh kedamaian, jadi dia berpikir merayakan perceraian bisa menjadi langkah positif,” imbuh Samah.

Meskipun pesta perceraian menjadi tren di Saudi belakangan ini, itu bukanlah fenomena baru di Timur Tengah. Aktor Mesir Mohamed Fawi dan Madika Yousri adalah pasangan selebriti di kawasan tersebut yang pertama kali menggelar pesta perceraian. Mereka mengundang media dan teman-teman ke rumah untuk makan malam dan kemudian mengumumkan kabar perceraian mereka.

Sepertinya mereka berpikiran, bercerai bukankah akhir dari segalanya. Bagaimana menurut kamu?

(by/kumparan)

COMMENTS

BLOGGER

$show=post

Maklumat:

Wartawan Portal Berita BentengSumbar.com namanya tercantum di Box Redaksi dan dalam bertugas dilengkapi Id.Card. Redaksi menerima kiriman tulisan atau artikel dari pembaca yang dikirim via e-mail: bentengsumbar@gmail.com. Tulisan yang dikirim akan kami edit sesuai kebijakan redaksi.

Ttd. Redaksi
Nama

Afrika Agama Amerika Asia-Pasifik Australia Budaya dan Sastra Catatan BY Celebrity Ekonomi Eropa Hukrim Kesehatan Lifestyle Nagari Nusantara Olahraga Opini Pariwara Pariwisata Parlementaria Pembangunan Pendidikan Pertahanan Pertanian Politik Ranah Bingkuang Ranah Minang Timur Tengah Warta Warta Dunia Warta Emzalmi-Desri
false
ltr
item
BentengSumbar.com: Bercerai Bukankah Akhir dari Segalanya, di Arab Saudi Pesta Perceraian Jadi Tren Baru
Bercerai Bukankah Akhir dari Segalanya, di Arab Saudi Pesta Perceraian Jadi Tren Baru
Telah menceritakan kepada kami Katsiir bin ‘Ubaid, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Khaalid, dari Mu’arrif bin Waashil, dari Muhaarib bin Ditsaar, dari Ibnu ‘Umar -radhiyallaahu ‘anhuma-, dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, "Perkara halal yang dibenci Allah Ta’ala adalah thalaq (perceraian)." (Sunan Abu Daawud)
https://4.bp.blogspot.com/-AfkSjIf1CxA/WXeCwEQf81I/AAAAAAAAtRk/nek0TbW8i8s3q2_D0Gs-mjHZJuX3LeLUACLcBGAs/s640/Wanita%2BArab.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-AfkSjIf1CxA/WXeCwEQf81I/AAAAAAAAtRk/nek0TbW8i8s3q2_D0Gs-mjHZJuX3LeLUACLcBGAs/s72-c/Wanita%2BArab.jpg
BentengSumbar.com
http://www.bentengsumbar.com/2017/07/bercerai-bukankah-akhir-dari-segalanya.html
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/
http://www.bentengsumbar.com/2017/07/bercerai-bukankah-akhir-dari-segalanya.html
true
153895970414697633
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All BACA JUGA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April May Juni Juli Agustus September Oktober November Desember just now 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy