PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Wahyu Akhirnya Meninggal Dunia

Oktavianus menyebut jenazah Wahyu diterbangkan ke Padang, pukul 13.30 Wib. Jenazah Wahyu diperkirakan tiba di Padang pukul 14.55 Wib.

Wahyu Akhirnya Meninggal Dunia
BENTENGSUMBAR.COM - Penderita tiga kelainan, Wahyu Anugrah Pratama (1,9 tahun) berpulang. Putra semata wayang pasangan Oktavianus dan Masriani ini menghadap Sang Khalik, Rabu (29/3) malam di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Kabar duka ini disampaikan Oktavianus kepada Humas Kota Padang, Kamis (30/3) pagi lewat telepon seluler.

"Wahyu sudah tidak ada lagi, Pak," ungkap Oktavianus di balik gagang teleponnya.

Oktavianus menyebut jenazah Wahyu diterbangkan ke Padang, pukul 13.30 Wib. Jenazah Wahyu diperkirakan tiba di Padang pukul 14.55 Wib.

"Kami selama di Jakarta dibantu relawan," sebut Oktavianus.

Wahyu Anugrah Pratama mengalami kelainan sejak lahir. Yakni tidak memiliki langit-langit (sumbing langit mulut) atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan "flafaring".

Di samping sumbing langit mulut, Wahyu juga menderita kebocoran katup jantung, dan sindrom Edward (kelainan kromosom di sel tubuh).

Untuk mengatasi kelainan yang dideritanya, Wahyu sempat dirujuk untuk berobat ke RS Khusus Jantung Harapan Kita, Jakarta. Karena tidak ada dana membawa anaknya berobat, Oktavianus dan Masriani sempat gusar.

Beruntung, banyak uluran tangan yang menolong Wahyu. Diantaranya, Baznas Kota Padang, anggota DPRD Padang Helmi Moeslim, dan lainnya ikut membantu. Akhirnya, Wahyu diterbangkan ke Jakarta, Rabu (22/2) lalu.

Oktavianus menuturkan, Wahyu setiba di Jakarta sempat mengalami demam. Saat di RS Harapan Kita, Wahyu ternyata juga mengidap kelainan pada ginjalnya.

"Kata dokter, ginjal Wahyu mengecil," ungkapnya.

Mendapati kondisi itu, kelainan jantung yang diidap Wahyu urung dioperasi. Dokter menganjurkan untuk mengobati dulu kelainan ginjal yang diderita Wahyu, baru setelah itu dilakukan operasi jantung.

Wahyu kemudian dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo. Saat di RS Cipto Mangunkusumo, alat yang dibutuhkan Wahyu pun sempat tidak ada. Dan kemudian Wahyu dirujuk lagi ke RSUD Koja.

Di RSUD Koja, Wahyu tak dapat tertolong. Rabu (29/3) malam, Wahyu menghembuskan nafas terakhirnya.

Oktavianus menyebut, cukup banyak yang membantu pengobatan Wahyu selama di Jakarta. Termasuk relawan Sedekah Seribu Sehari (S3). Rencananya, jenazah Wahyu dimakamkan di Seberang Padang, Kamis (30/3) sore. Selamat jalan Wahyu, teruslah ke surga...(Charlie Ch. Legi)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *