PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

"Perkawinan" PKS dan Gerindra Bakal Berlanjut di Pilkada Padang 2018

Baliho Afrizal, Ketua DPC Partai Gerindra sudah mulai terlihat di beberapa titik Kota Padang menjalang Pilkada 2018.

"Perkawinan" PKS dan Gerindra Bakal Berlanjut di Pilkada Padang 2018
BENTENGSUMBAR.COM - Salah seorang netizen menulis di postingannya, Minggu, 30 April 2017, "Perkawinan PKS dan GERINDRA berlanjut untuk Pilkada Kota Padang." Dia menulis status tersebut tentu punya alasan tersendiri, setidaknya dia menerima informasi awal rencana koalisi tersebut dari seseorang, yang tentunya dia percaya layak memberikan informasi.

Sebelumnya, netizen dengan nama panggilan Jeng Sus ini juga menulis di kronologi facebooknya, "A.1, MAHYELDI DAN AFRIZAL." Dengan mudah dapat ditebak, maksudnya adalah dia mendapat informasi yang valid, bahwa pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang yang bakal digelar pertengahan 2018, Mahyeldi dan Afrizal akan berpasangan.

Tentu, yang namanya informasi di dunia maya, bisa dipercaya, ya bisa tidak. Kadang orang sengaja bikin stastus hanya sekedar menghangatkan silaturahmi di dunia maya, dengan mengangkat isu yang sedang menjadi hots di suatu daerah. Tujuannya tentu mengundang banyak komentar di status tersebut.

Tetapi, informasi netizen di dunia maya kadang kala dapat dipercaya. Apatah lagi, informasi itu disampaikan oleh orang-orang yang memang suka mencari informasi dan menyampaikannya secara terbuka kepada publik, ketika menurutnya informasi itu sudah valid.

Nah, Jeng Sus ini termasuk orang yang suka mencari informasi "tersirat dan tersuruk" yang tidak banyak diketahui orang. Maklumlah, semasa gadis, Jeng Sus ini merupakan seorang jurnalis di salah satu harian lokal di Ranah Bingkuang. Sekarang, mencari informasi itu, baginya hanya sekedar hobi, bukan lagi pekerjaan.

Namun, terkadang informasi yang dia sampaikan layak dipercaya, termasuk informasi "Perkawinan PKS dan GERINDRA berlanjut untuk Pilkada Kota Padang." Kanapa?

Pasca kemenangan Anies-Sandi di Pilkada Gubernur DKI Jakarta, PKS menginginkan "Jakarta Efek" itu dibawa ke daerah, pada pilkada serentak 2018. Hal itu disampaikan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Salim Segaf Al-Jufrie dalam Rapat Akbar Pimpinan Fraksi PKS se Indonesia di Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis, 27 April 2017 lalu.

Dikutip dari RMOL.co, oleh karena itu, ia berharap dengan kemenangan Anies-Sandi akan melahirkan "Jakarta efek", dimana Pilkada Serentak 2018 di 172 daerah dapat dimenangkan oleh calon yang diusung oleh PKS.

Bagi Ketua DPP PKS, Jazuli Juwaini, kemenangan Anies-Sandi di Pilgub Jakarta merupakan bentuk sinergitas kedua partai. Artinya, bukan tidak mungkin sinegitas serupa diulang untuk memenangkan pemilu di daerah lainnya.

"Ini tidak mustahil di 2018 di beberapa tempat juga PKS bersama Gerindra. Sebisa mungkin kita akan terus membangun kerjasama," katanya kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 April 2017.

Menurutnya, koalisi antara PKS dan Gerindra memiliki ikatan yang cukup kuat. Sebab dari seluruh partai, hanya PKS dan Gerindra yang tidak masuk ke koalisi partai pendukung pemerintah.

Jadi, informasi yang disampaikan Jeng Sus pada status akun facebooknya hari ini, setidaknya bukan isapan jempol. Kondisi ke arah itu kabarnya memang sudah mulai dirintis dan dijajaki. Apatah lagi, baru-baru ini, petinggi DPP Gerindra, Fadli Zon sudah pula bertemu dengan Mahyeldi Ansharullah dalam suatu kegiatan di Padang.

Ditulis Oleh: Zamri Yahya
Wakil Ketua FKAN Pauh IX Kota Padang

Iklan Alex Indra Lukman
Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *