PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Tim Safari Ramadhan Gubernur Sumbar Kunjungi Masjid Taqwa V Koto Kampung Dalam

Tim Safari Ramadah Gubernur menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk pembangunan masjid.

Tim Safari Ramadhan Gubernur Sumbar Kunjungi Masjid Taqwa V Koto Kampung Dalam
BENTENGSUMBAR.COM - Tim Safari Ramadhan Gubernur Sumbar mengunjungi Masjid Taqwa V Koto Kampung Dalam, Rabu, 31 Mei 2017 malam. Rombongan pimpin oleh Asisten Pembangunan dan Kesra Ir. Syafruddin, Kakanwil Kemenag, Kadis Sosial,  Abdul Gafar,  Kadis Prasjal,  Ketua LKAAM, Ketua MUI,  Kabiro Organisasi,  Kabiro Bina Mental, Kespta TVRI Sumbar. 

Hadir juga dalam kesempatan juga Bupati Ali Mukhni, Kabag Kesra,  Camat,  Fokopimda Padang Pariaman,  tokoh masyarakat kampung dalam Padang Pariaman.  

Mewakili Gubernur Sumatera Barat, Syafruddin menyampaikan, pada Ramadan tahun ini, ada 146 masjid yang bakal dikunjungi 12 tim reguler, tim khusus 40 kunjungan, Gubernur, Wakil Gubernur, Sekdaprov, 65 kunjungan Pimpinan dan anggota DPRD Sumbar kunjungan . 

Syafruddin mengatakan, selama hubungan kerja pemprov. Sumbar dan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni sangat baik, sosok yang energik dan ada dimana-mana walaupun tidak kemana-mana tetap hati di Kabupaten Padang Pariaman.

Kecintaan membangun Padang Pariaman terus melahirkan banyak ide dan gagasan. Saat ini Padang Pariaman merupakan lahan pengembangan pengembangan pembangunan Sumatera Barat, dimana Kota Padang sudah mulai terbatas lahan pembangunan.

Contoh Bandara Internasional Minangkabau dan pembangunan Ulakan akan memiliki pengembangan yang luar biasa dimasa.  Komitmen orang minang dalam membangun daerah bagaimana juga membangun hubungan ranah dan rantau.

Saat ini, penduduk Sumatera Barat lebih kurang 5.6 juta, namun diluar Sumatera Barat ada perantau minang lebih kurang 25 juta orang. Ini lah yang menjadi payung kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan masyarakat Sumatera Barat yang madani.
  
Masyarakat madani merupakan tujuan pembangunan masyarakat beradat,  berbudaya,  mandiri dan berdikari. Masyarakat hidup dengan kekuatan sendiri dan pemerintah hanya menyiapkan sebagai fasilitasi dan sarana dan prasarana yang mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik, katanya

Syafruddin juga mengambarkan dalam mewujudkan masyarakat madani ini tercermin dari pengembangan negerasi muda, anak-anak kita yang trampil memiliki  skil, ibarat pandai  bersilat,  juga pandai berdendang.

"Generasi yang pintar, cerdas dan  cerdik yang berlandaskan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ASB-SBK) yang tentunya diharapkan akan menciptakan generasi minang yang berbudi, berakhlak dilandasi Al Qur’an semangat spitual yang tinggi," ungkapnya.

"Gerenasi muda kita memiliki tujuan hidup yang sukses dunia dan akhirat, serta juga memiliki inovatif, kreatif dalam menjalani kehidupan baik dalam membangun masyarakat juga dalam memajukan pembangunan daerah," tegasnya.

Ada tiga hal lain menjadi penting dalam mendorong generasi muda seperti disebutkan diatas yakni pembangunan  sektor ekonomi dengan baik,  kedua bangun sektor  kesehatan dan ketiga pembangunan sektor pendidikan, terang Syafruddin.  

Syafruddin juga mengingatkan para orang tua dan masyarakat dalam menyikapi kemajuan perkembangan globalisasi tehnologi informasi, jika salah dalam pengunakan akan menjadi masalah,  dalam prilaku dan kebiasaan anak yang kadang lalai dengan kewajiban sebagai manusia kepada Allah.  

"Kemudian juga ada perkembangan prilaku aneh “ LGBT” suka sesama jenis  dan pengaruh narkorba yang bak gunug es tak dapat dikira seberapa besar kondisinya. Kita kadang hanya terkejut ada orang yang ditangkap karena narkoba dan atau tahu-tahu anak kita sudah termasuk jaraing pengedar narkoba. Oleh karena itu bagi masyarakat dan orang tua agar selalu memperhatian anak-anak dan lingkungannya setiap saat," jelasnya.  

Ia mengajak jamaah menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan masyarakat untuk meningkatkan kemakmuran hidup yang barokah dan senantiasa mengamalkan ilmu pengetahuan sesuai dengan tuntunan dalam Al Qur’an.

Bupati Ali Mukhni pada kesempatan itu melaporkan, penyerapan dana APBD 2016 sebesar  95.6  dan serapan fiisik 96 persen yang merupakan tertinggi di Sumateta Barat. Tak hanya itu, laporan pengelolaan keungan daerah 4 tahun berturut dapat perdikat WTP serta menerima dana  bonus pembangunan sebesar Rp51 miliar. 

Tahun 2017 pemerintah Kabupaten Padang  Pariaman sedang berupa mengembangkan kerjasama pembangunan sarana dan prasarana seperti mengajakan pengembangan 4 perguruan tinggi di Kabupaten Padang Pariaman, Politeknik Unand, Perguruan  Tinggi ISI, Perguruan Tinggi UNP serta pengembangan UIN Imam Bonjol Padang yang dilakukan di lokasi yang telah disiapkan lahannya.

"Kita juga telah melakukan pembicaraan dengan kementrian kesehatan apakah Rumah Sakit M. Djamil  atau Rumas Sakit Strok pindah ke Kabupaten Padang  Pariaman. Ini semua bagaimana upaya kita bersama memajuka pembangunan Padang Pariaman, sebagai daerah kunjungan dan daerah pusat pelayanan di Sumatera Barat, ungkapnya bangga," ujarnya.

(zardi)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *