PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Pakar Telematika yang Sebut Chat WhatsApp Rizieq dan Firza Hoax Dikeroyok 5 Orang Pakai Sajam

Pakar telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah.

Pakar Telematika yang Sebut Chat WhatsApp Rizieq dan Firza Hoax Dikeroyok 5 Orang Pakai Sajam
BENTENGSUMBAR.COM - Teuku Gandawan, kerabat pakar telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Hermansyah yang dibegal orang tak dikenal di Tol Jagorawi dikeroyok oleh lima orang dengan senjata tajam (sajam).

Mantan aktivis mahasiswa yang juga pemerhati politik ini menyampaikan bahwa korban kini masih tergeletak di ruang operasi. Hermansyah diketahui mengalami luka di kepala, tangan dan leher.

"Dia masih di ruang operasi," jelas Teuku Gandawan, sebagaimana dilansir Okezone, Minggu, 9 Juli 2017.

Gandawan menceritakan, saat Minggu, 9 Juli 2017, sekira pukul 01.00 WIB, Hermansyah masih aktif di media sosial Whatsapp dan membalas beberapa pesan dari kontaknya.

"Antara jam 03.00-04.00 WIB di Tol Halim berada di belakang mobil yang ugal-ugalan/zig-zag. Ketika posisi mobil sejajar, mobil Herman sempat disenggol, Herman mengejar mobil bersangkutan dan akhirnya berhenti, namun ada mobil lain datang dari belakang," jelas Gandawan.

Kemudian turun lima orang dari mobil tersebut dan langsung menyerang Hermansyah dengan senjata tajam. Sempat melawan, Hermansyah akhirnya tergeletak dengan luka di tangan, kepala dan leher.

"Dalam keadaan luka parah, istri Herman melarikan mobil menuju ke RS Hermina Depok. Dugaan sampai di RS sekitar jam 04.30 WIB. Kemudian Jam 05.00-09.00 WIB kondisi Herman diobservasi di UGD dan sempat drop tekanan darah.

Herman pun dilarikan ke ruang operasi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara, istri korban dalam keadaan sehat wal afiat.

"Luka yang cukup kritis pada leher sisi kiri, siku kiri dan luka di atas kuping kiri, serta pergelangan tangan kiri ada kemungkinan retak," pungkasnya.

Penjelasan Polisi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, Hermansyah menjadi korban pengeroyokan dan penusukan, Minggu, 9 Juli 2017, sekitar pukul 04.00 WIB. Korban ditusuk di Tol Jagorawi, tepatnya di Km 6 antara Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Tol JORR. 

"Kronologis kejadian, sekitar jam 04.00, korban, istri, dan adiknya menggunakan dua mobil dari arah Jakarta bermaksud pulang ke Depok. Korban menggunakan mobil Toyota Avanza nopol B 1086 ZFT," kata Rikwanto dalam keterangannya, Minggu, 9 Juli 2017.

Dalam perjalanan di Tol Jagorawi itu, dia melanjutkan, mobil yang dikendarai adiknya saling kejar dan saling pepet dengan sebuah mobil sedan. Saat itu, mobil adiknya disenggol sehingga korban berinisiatif membantu adiknya dengan mengejar mobil sedan tersebut.

"Dari arah belakang ada mobil Honda Jazz yang merupakan teman dari pengendara mobil sedan memepet mobil korban," kata Rikwanto menerangkan. 

Ketika memasuki Km 6 Tol Jagorawi, mobil korban diarahkan untuk menepi oleh pengendara mobil Jazz tersebut. Korban pun disuruh membuka pintu mobil oleh pelaku. 

Setelah korban turun, dia pun langsung diserang oleh para pelaku yang berjumlah sekitar lima orang. "Seorang di antaranya menggunakan sajam. Setelah itu para pelakunya melarikan diri," ujar Rikwanto.

Korban pun terluka di sejumlah bagian tubuh, yakni bagian kepala, leher, dan tangan. Korban sempat menyender di jok mobil dan sempat ditolong oleh petugas Jasa Marga. Setelah itu, korban dilarikan ke RS Hermina Depok 

Rikwanto mengungkapkan, saat ini polisi mengumpulkan bukti-bukti. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. "Saksi utamanya adalah istri korban," kata Rikwanto.

Proses penyelidikan, Rikwanto menerangkan, dilakukan oleh Polresta Depok dan Polres Metro Jakarta Timur karena lokasi kejadian terletak di Jakarta Timur. Hermansyah ditusuk di leher sehingga harus menjalani perawatan di RS Hermina Depok.

Hermansyah merupakan pakar telematika yang menyebut bahwa chat WhatsApp Habib Rizieq dan Firza Husein adalah hoax.

Hermansyah menyoroti diksi yang dipakai Habib Rizieq di dalam chat tersebut. Seperti diketahui, dalam chat tersebut Imam Besar FPI itu menggunakan kata "saya". Padahal dalam percakapan sehari-hari dan telefon, Habib Rizieq biasa menggunakan kata "ana". 

(by/okezone/republika)

Iklan Alex Indra Lukman
Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *