PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Ini Alasan Fraksi PPP Tolak Penambahan Anggaran untuk RSUD Rasyidin Padang

H Maidestal Hari Mahesa (tengah/baju kemeja putih) ketika berdiskusi dengan tokoh masyarakat Kota Padang.

Ini Alasan Fraksi PPP Tolak Penambahan Anggaran untuk RSUD Rasyidin Padang
BENTENGSUMBAR.COM - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Kota Padang mengkritisi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kota Padang tahun anggaran 2018. 

Menurut anggota Fraksi PPP sekaligus Ketua DPC PPP Kota Padang, H. Maidestal Hari Mahesa melalui siaran persnya, Jumat, 25 Agustus 2017, fraksinya menolak dengan tegas program yang tercantum dalam KUA-PPAS untuk penambahan anggaran pembangunan RSUD Dr. Rasyidin yang diajukan kurang lebih sebesar Rp65. 877.900.000 milyar.

"Kami memiliki cukup alasan melakukan penolakan. Sebab, setelah melakukan hearing, pembahasan dan rapat kerja dengan pihak RSUD, dokumen yang mereka tunjukkan masih tidak lengkap untuk disampaikan dan dipaparkan," ujarnya.

Apatah lagi, jelas Esa, penjelasan pimpinan RSUD tentang penggunaan anggaran dari pinjaman pihak ketiga, yaitu PIP atau SNI sebesar Rp83 milyar masih layak dipertanyakan. 

"Kami mempertanyakannya. Sebab, banyak hal yang diragukan, baik dalam dokumen dan juga penyerapan anggaran untuk pembangunan yang menghabiskan uang rakyat cukup besar tersebut," tegasnya.

Dikatakan Esa, dahulunya ketika kesepakatan DPRD menyetujui perjanjian pinjaman dana sebesar itu, tidak akan ada penambahan lagi untuk RSUD dan anggaran sebanyak itu sudah dapat menyelesaikan pembangunan serta langsung beroperasi.

"Tapi, kenyataanya saat ini, kenapa mereka meminta penambahan yang besarnya hampir sama besarannya dengan pinjaman atau modal," pungkas politisi yang dikenal vokal di DPRD Kota Padang ini.

Ia mengatakan, dalam dokumen awal dan perencanaanya sangat jauh perobahannya atau lari dari persetujuan awal. Untuk itu, Fraksi PPP menyarankan perlunya pemeriksaan oleh pihak berwenang. 

"Termasuk program untuk penganggaran BUMD Padang Sejahtera Mandiri yang mana pemaparan kegunaan penyertaan modal atau anggaran untuk BUMD tidak dapat diterima. Saya fikir itu," tegas Esa. 

(by)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *