PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

PDAM Bantu Buatkan Plafon dan Toilet Rumah Susi

Camat Nanggalo Teddy Antonius dan Kabag Humas Pemko Padang Imral Fauzi bersama Susi dan suaminya.

PDAM Bantu Buatkan Plafon dan Toilet Rumah Susi
BENTENGSUMBAR.COM - Rumah baru Susi yang dibedah Baznas memang sudah rancak, sayangnya belum memiliki sanitasi yang baik. Untuk itu PDAM Kota Padang turut membantu membuatkan toilet dan saluran air bersih untuk warga Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo tersebut.

Perusahaan daerah yang mengelola air bersih ini melalui program PDAM Peduli bersinergi dengan program Pemerintah Kota Padang. Termasuk membantu warga kurang mampu yang menjadi sasaran program bedah rumah tidak layak huni.

"PDAM bersinergi dengan program Pemko, tetutama dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pemenuhan kebutuhan sanitasi bagi warga," kata Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Andri Satria di Nanggalo, Minggu, 6 Agustus 2017.

Adapun bantuan untuk rumah Susi yang sudah selesai diresmikan oleh Walikota Padang Sabtu (5/8) kemarin, Andri menjelaskan, PDAM membantu membuatkan toilet dan saluran air bersih serta memasangkan plafon.

"PDAM melengkapi bantuan dari Baznas, agar dapat dimanfaatkan lebih maksimal oleh keluarga tersebut," ujar Andri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Susi adalah ibu tiga orang anak. Suaminya Dafrizal alias Atang terserang stroke. Ibu 40 tahun ini berjuang sendirian. Mencari nafkah dengan menerima upah dari pekerjaan mencuci dari rumah ke rumah.

Keluarga ini sebelumnya tinggal di rumah yang sangat memprihatinkan. Rumah itu hanya berukuran 6x3 meter. Sangat sempit untuk mereka sekeluarga. Sebagian terpaksa tidur di ruang tamu yang kecil. Itu pun beralaskan tikar di atas lantai semen yang dicor kasar. Sementara dindingnya terdiri dari seng bekas yang disusun-susun.

Seperti diungkapkan Susi dan suami Atang (42), mereka sudah lama berniat untuk memperbaiki rumah itu. Mereka menyisihkan uang sedikit demi sedikit lebih dari kebutuhan makan dan jajan sekolah anak-anak mereka.

Apa daya, Atang yang dulunya mengojek, dua tahun belakangan terserang stroke. Praktis, pria bernama lengkap Dafrizal ini tidak lagi dapat beraktifitas mencari nafkah. Selanjutnya, Susi yang mulai berusaha mencari nafkah dengan menerima upah mencuci dari tetangga. Penghasilannya pun tidak seberapa. Hanya cukup untuk makan.

"Jangankan mengumpulkan uang untuk membangun rumah, uang yang selama ini disisihkan pun habis untuk kebutuhan. Niat membangun rumah yang lebih layak tinggal angan-angan andaisaja tidak ada perhatian dari Bapak Walikota terhadap kami," tutur Susi.

Ia menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo yang telah menyerahkan secara resmi rumah baru bagi kekuarganya. Ucapan yang sama juga disampaikan untuk pihak Baznas, camat dan lurah serta warga sekitar yang telah peduli kepada keluarganya.

(Joim/Charlie/Taf)

Iklan Alex Indra Lukman
Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *