PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Wawako Perintahkan Kadis PU Kota Padang Surati Gubernur Sumbar Terkait Jembatan Ambruk di Pasir Jambak

Wakil Walikota Padang Emzalmi dan Anggota DPRD Provinsi Sumbar Taufik Hidayat, Sabtu, 26 Agustus 2017 meninjau jembatan Muaro Baru, Pasir Jambak Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah yang ambruk pada 22 Maret 2016 lalu akibat banjir besar.

Wawako Perintahkan Kadis PU Kota Padang Surati Gubernur Sumbar Terkait Jembatan Ambruk di Pasir Jambak
BENTENGSUMBAR.COM - Jembatan yang awalnya merupakan aset Pemprov Sumbar ini, setelah ambruk aset pemprov tersebut diserahkan ke Pemko Padang dan hingga saat ini penyelesaian jembatan itu belum terealisasikan sebagaimana mestinya. Saat ini masyarakat baru bisa memanfaatkan jembatan darurat yang hanya di gunakan sebatas dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Menyikapi masalah ini Wakil Walikota Padang Emzalmi dan Taufik Hidayat (DPRD Pemprov) berusaha mencarikan solusinya agar jembatan tersebut dibangun dan kembali bisa dimanfaatkan masyarakat sebagaimana biasanya dapat kembali dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

Sebelumnya Taufit Hidayat sudah menganggarkan pembangunan jembatan tersebut melalui dana aspirasinya. Namun pihak Pemprov menyatakan bahwa jembatan tersebut asetnya sudah diserahkan ke Pemko Padang, sehingga pembangunan jembatan itu kembali terundur.

Sementara Wakil Walikota Padang Emzalmi dalam kesempatan itu langsung meminta Kadis PU Kota Padang untuk menyurati Gubernur Sumbar agar status jembatan tersebut jelas, apakah aset Pemprov atau Pemkot. Sehingga apa yang harapkan untuk penyelesaian pembangunan jembatan Muaro Baru,Pasir Jambak Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah dapat segera terealisasikan.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Padang pasca putusnya jembatan di kawasan Muaro Baru Pasir Jambak Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah akibat banjir besar pada 22 Maret 2016 lalu, sudah melakukan tindakan dengan meyelesaikan pembangunan jembatan bersifat darurat,  yang baru bisa dilewati oleh pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua.

Sementara pasca ambruknya jembatan tersebut Maret 2016 lalu,  Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga di Dinas PU Kota Padang, Hendri Viton juga menyebutkan untuk sementara waktu pihaknya hanya membangun jembatan yang bersifat darurat dengan menggunakan dana rehab rekon tanggap darurat diperkirakan sebesar Rp50 Juta.

Sedangkan untuk perbaikan permanen, jembatan tersebut merupakan tanggung jawab dari Balai Sungai wilayah V Sumatera. 

(fuad)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *