PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Bentuk Crisis Centre Masalah Rohingya, Netizen Malah Sarankan PKS Bentuk Crisis Centre Penanganan Kader Penyebar Hoax?

Crisis centre tersebut untuk mencegah informasi palsu (hoax) tentang Rohingya.

Bentuk Crisis Centre Masalah Rohingya, Netizen Malah Sarankan PKS Bentuk Crisis Centre Penanganan Kader Penyebar Hoax?
BENTENGSUMBAR.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membentuk pusat krisis (crisis centre) sebagai langkah nyata kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan yang menimpa kaum Rohingya di Myanmar. Crisis centre tersebut untuk mencegah informasi palsu (hoax) tentang Rohingya.

Menurut Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ahad, 3 September 2017, krisis Rohingya menjadi masalah yang sangat penting bagi PKS agar tidak menjadi objek berita-berita hoax yang menyebabkan persoalan pembersihan etnis Rohingya di Myanmar menjadi kabur. Dia mencontohkan video editan tentang Rohingya yang viral di media sosial.

“Bahkan saya sempat menerima kiriman di mana di dalamnya terdapat satu scene atau bagian dari film Rambo yang seolah-olah terjadi di Myamnar. Ini kan berbahaya bagi kondisi kerukunan beragama di Indonesia dan membuat peristiwa sesungguhnya menjadi kabur. Kita ingin menyelesaikan masalah Rohingya di Myanmar tanpa ada masalah baru di dalam negeri”, tegas Sohibul Iman.

Berita PKS membentuk crisis centre tersebut diposting oleh akun PKSejahtera @PKSejahtera ke twitter. 

"[NEWS] PKS Bentuk Crisis Centre Masalah Rohingya http://www.pks.id/content/pks-bentuk-crisis-centre-masalah-rohingya …"




Netizen pun ramai-ramai mengomentari langkah yang dilakukan PKS. Sebagian diantaranya memuji langkah cepat tanggap PKS tersebut. Namun, sebagian netizen malah mengkritisi, bahkan menyindir pedas.

Berikut balasan mereka terkait postingan tersebut:

"Bentuk jg Crisis Center penanganan kader2 partai sebar2 hoax," balas akun Ndeso! @aryopramudito2, sembari mengunggah foto hoax yang sempat diposting Tifatul Sembiring di akun twitternya. 

Eyang Lembu Suro @Yuno_sukaito, "Selamat dan sukses buat ibu retno Menlu RI yg telah tiba di Myanmar bertemu dgn otoritas negara sana..yg di indonesia msh ngoceh abaikan sj."

Maulana AW @rumahhijau81, "Kecebong itu seperti tidak memiliki otak mereka terus sibuk memfitnah dan membullying."

Hary Pujianto PWR @hapuan, "Dikorup gak nih?"

Iron_Dizan @DizanIron, "Galang dana jg kan? Kek FT gk tar? Jgn dpke trveling y?!"

Rezim Humanis @rezimhumanis, "penipuan travel umrah, puluhan ribu calon Jamaah yg kena tipu @PKSejahtera ga bikin crisis center?" Komentar akun Rezim Humanis ditimpali oleh akun Andyka Chang @Otomonyo, "Ini lebih penting dan di depan mata."

sunarso @soenarsokla101, "akun kecebong diblok aja mrk tdk tau indahnya ukhuwah." Komentar akun sunarso ini ditimpali akun Iron_Dizan @DizanIron, "Keduwuren ente ngomong keindahan ukhuwwah! Wah deh!"

Tak sampai di situ, akun Hary Pujianto PWR @hapuan malah lebih keras lagi berkomentar, "Ukhuwah kok nyebar hoax istighfar yuk!"

Mr.Rap_publick @joker_warna, "Ga usah sok perduli, rohingya. Di tepi x ciliwung gerombolan anak pengemis. Ingusnya pada meler minta di sedot bapak."

gatot Al nghothot @mbahsugeng3, "Mana suara utk yaman korban bim saudi wahabi."
























(by/pks.id)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *