PADANG

SUMBAR

NASIONAL

Pariwisata

Ekonomi

POLITIK

HUKUM

Most Popular

Herry Tjahjono Ingatkan Jonru Ginting Hukum Tabur Tuai

Ia mengingatkan Jonru tentang hukum tabur tuai, khususnya, terkait "serangan" Jonru terhadap Presiden Jokowi.

Herry Tjahjono Ingatkan Jonru Ginting Hukum Tabur Tuai
BENTENGSUMBAR.COM - Surat terbuka disampaikan seorang netizen kepada penggiat media sosial, Jonru Ginting. Surat digital itu dilayangkan oleh penulis Herry Tjahjono untuk mengingatkan Jonru tentang hukum tabur tuai. Khususnya, terkait "serangan" Jonru terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jonru, hukum tabur tuai itu berlaku pada setiap manusia tanpa pengecualian. Dan ingat, satu hal terpenting, Presiden Jokowi tak pernah merendahkan, menghina atau menyakiti anda. Dia tak pernah menabur keburukan pada anda, sementara anda terus menaburkannya," demikian sepenggal paragraf tulisan Herry, dikutip dari akun Facebooknya dengan nama sama, Sabtu, 2 September 2017.

Tulisan yang diunggah Herry tanggal 31 Agustus lalu itu pun viral di dunia maya. Hingga berita ini diturunkan, tulisan itu telah disukai 968 netizen dan mendapat 244 komentar. Termasuk 113 netizen yang membagikan tautan tulisan Herry ke akun mereka masing-masing.

Berikut tulisan lengkap kepada Herry Tjahjono:

SURAT TERBUKA UNTUK JONRU

Dear Jonru yang nakal,

Jonru, ternyata anda sudah lama merendahkan pemimpin tertinggi republik ini. Pemimpin yang terpilih secara sah dan konstitusional.

Anda boleh bilang contoh meme anda di bawah ini hanya humor dan canda, tapi sebagai manusia dewasa yang sehat mental - seharusnya anda paham kapan bercanda, siapa yang anda jadikan bahan candaan.

Anda merendahkannya tanpa menyisakan respek sedikitpun padanya sebagai  Presiden RI. Bahkan anda pernah meragukan asal muasalnya.

Saya tak tahu siapa atau ajaran apa yang membuat anda tak bisa respek pada pemimpin anda. Anda boleh tak setuju atau tak mendukungnya, tapi anda tak punya hak sedikitpun merendahkan atau menghina pemimpin anda. Dia adalah pemimpin sah, dipilih oleh rakyat - setipis apapun selisih kemenangannya waktu pilpres dulu.

Dia masih memimpin republik ini, tanah di mana anda makan minum, mencari nafkah dengan berbagai cara termasuk jualan sprei - layakkah anda melecehkannya ?

Anda bahkan pernah menyambar ibunya juga, lihatlah gambar di bawah. Sampai di sini kenakalan anda sudah kebablasan. Sebagai sesama manusia dengan Jokowi - tak adakah sedikitpun rasa empati anda ? Terbuat dari apakah hati anda sehingga empatipun tak anda sisakan untuknya ? Kenapa anda tak bisa menjaga perasaan ibunya yang baik hanya karena anda membenci anaknya ?

Dan dalam acara ILC, salah satu kenakalan anda dibuka oleh Akbar Faisal dengan cerdiknya. Anda tak mampu mengimbangi kecerdikan itu, maka okolpun anda kerahkan - sembari berteriak  dengan nada gemetar : ' Saya tidak takut !'

Saya salut. Di balik kenakalan anda ternyata anda masih punya kejantanan, setidaknya anda lebih jantan dibanding mereka yang pada kabur ketika dipanggil polisi.

Jonru, hukum tabur tuai itu berlaku pada setiap manusia tanpa pengecualian. Dan ingat satu hal terpenting, presiden Jokowi tak pernah merendahkan, menghina atau menyakiti anda. Dia tak pernah menabur keburukan pada anda, sementara anda terus menaburkannya.

Mari sama-sama kita tunggu tuaian masing-masing.

Salam hormat saya pada anda, saya belajar untuk tak jadi seperti anda. Meski anda merendahkan presiden yang saya hormati, saya tetap menghormati anda sebagai sesama manusia.

God bless you Jonru..

Herry Tjahjono, rakyat NKRI yang menghormati presidennya.

(by/rmol)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *