PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Perubahan Dapil di Kota Padang, Wahyu: Bagus, Target Kami Menang Pemilu 2019

Wahyu Iramana Putra ketika berdiskusi dengan duo awak media online di ruangan kerjanya di DPRD kota Padang.

Perubahan Dapil di Kota Padang, Wahyu: Bagus, Target Kami Menang Pemilu 2019
BENTENGSUMBAR. COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Padang melakukan perubahan Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Jika pada Pemilu 2014 jumlah Dapil di kota Padang hanya lima, pada Pemilu 2019 jumlah Dapil menjadi enam.

Perubahan itu mengacu pada data dari Dinas pendudukan dan Catatan Sipil Kota Padang, jumlah penduduk daerah ini meningkat dari Pemilu 2014 dari 871,534 jiwa menjadi 883,767 penduduk, sehingga penataan dapil harus dilakukan.

Berdasarkan aturan, jumlah penduduk yang belum mencapai satu juta jiwa itu jumlah kursi di DPRD Padang tetap 45 kursi. Pada Pemilu 2014, terdapat lima Dapil, yakni Dapil Padang I Kecamatan Koto Tangah, Padang II Kuranji dan Pauh, Padang III Bungus-Teluk Kabung-Lubuk Kilangan, Padang IV Padang Timur dan Padang Selatan, dan Padang V Kecamatan Padang Barat Padang Utara dan Nanggalo.

Sedangkan untuk Pemilu 2019 mendatang, KPU memutuskan jumlah Dapil menjadi enam, yaitu Padang I, yakni Kecamatan Koto Tangah 10 kursi, Dapil II Kecamatan Kuranji dengan jatah tujuh kursi, Dapil III Kecamatan Pauh dan Lubuk Kilangan enam kursi, Dapil IV Bungus Teluk Kabung dan Lubuk Begalung tujuh kursi, Padang V Padang Timur dan Padang Selatan tujuh kursi, dan Padang VI Padang Barat-Padang Utara-Nanggalo dengan jatah delapan kursi.

Bagi Partai Golkar, perubahan Dapil tersebut justru menguntungkan. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD Partai Golkar kota Padang Wahyu Iramana Putra.

"Menurut kami, perubahan Dapil ini sudah cocok dan bagus. Cuma kami hanya heran, kenapa urutan Dapil dimulai dari pinggir, harusnya dari pusat kota, misalnya Dapil I itu di Padang Barat, Padang Utara, dan Nanggalo," ujarnya. 

Menurut Wahyu, dengan perubahan Dapil tersebut, terjadi penurunan kursi di Dapil Padang Barat, Padang Utara dan Nanggalo, yang semula 9 kursi menjadi 8 kursi. Ini disebabkan turunnya jumlah pemilih sebanyak 12 ribu pemilih. 

Wahyu menegaskan, untuk Pemilu 2019, Partai Golkar menargetkan menjadi pemenang di kota Padang. Apatah lagi, di daerah-daerah pemilihan Partai Golkar akan menarok calon anggota legislatif yang mumpuni dan dikenal oleh masyarakat banyak.

"Misalnya, di Dapil Dapil IV, kita akan tarok Pak Syafril Basir, mantan Sekdako Padang. Dan di beberapa Dapil lainnya juga akan dipasang caleg yang betul-betul memiliki basis suara yang jelas. Tarket kita menang Pemilu 2019 dan Ketua DPRD kota Padang," ungkap Wakil Ketua DPRD kota Padang ini.

Mengenai Pilkada kota Padang 2018, Wahyu kembali menegaskan sikap Partai Golkar. Menurutnya, Partai Golkar sudah final memberikan dukungan kepada pasangan calon Emzalmi-Desri. 

"Dukungan kita sudah jelas, Emzalmi-Desri," ujarnya.

(by)

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *