PADANG

SUMBAR

Nasional

Parlementaria

Wagub Nasrul Abit Sarankan Setiap Nagari Punya Produk Unggulan

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membuka secara resmi Sarasehan Walinagari/Kepala Desa se Sumatera Barat.

Wagub Nasrul Abit Sarankan Setiap Nagari Punya Produk Unggulan
BENTENGSUMBAR. COM - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membuka secara resmi Sarasehan Walinagari/Kepala Desa se Sumatera Barat Dalam Rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Kamis 8 2018 di Hotel Kyriad Bumi Minang Padang

Dalam sambutannya Wagub mengatakan, dana Desa yang jumlahnya cukup besar dikucurkan oleh pemerintah perlu pengawasan dalam pengelolaannya, disamping itu juga perlu bimbingan dari aparat penegak hukum seperti dari POLRI dan Kejaksaan apalagi sekarang sudah ada MoU empat menteri yaitu Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kepala Kepolisian RI dan Kejaksaan Agung. Dana Desa yang banyak ini diperlukan inovasi-inovasi demi mantapnya hasil pembangunan Desa. Usahakan satu Desa mempunyai suatu unggulan, seperti coklat Sumbar yang sudah terkenal ternyata berasal dari daerah Padang Pariaman.

Sebelum acara Sarasehan dilaksanakan diawali dengan pemberian piagam dan hadiah kepada Kepala Daerah Terbaik Dalam Pembinaan Transparansi Pengelolaan Dana Desa yaitu: Kabupaten Dharmasraya, Kota Sawahlunto, Kabupaten 50Kota, Kabupaten Solok, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pasaman Barat, sedangkan untuk Walinagari/kepala Desa Terbaik Dalam Transparansi Penggunaan Dana Desa, adalah, Nagari Koto Ranah, Nagari Sinuruik, Desa Sikapak Timur, Desa Muaro Kalaban, Nagari Tigo Balai, Nagari Koto Baru Simalanggang dan Nagari IV Koto Mudik.

Mantan Bupati Pesisir Selatan ini menghimbau Walinagari/Kepala Desa agar bekerja dengan baik, tulus dan ikhlas, sadari bahwa kita bekerja sebagai Walinagari yang merupakan pemimpin masyarakat dan pemimpin pemerintahan, tingkatkan koordinasi dengan BAMUS terutama dalam merencanakan pembangunan yang dibiayai oleh dana desa. Dana Desa harus dikelola dengan baik, dan transparan, jangan sampai ada penyelewengan, karena pengawasan semakin ketat, termasuk dari Pers. Setiap hasil pengelolaan dana Desa harus dipublikasikan kepada masyarakat melalui Baliho, papan informasi, media masa, website dan lain-lain.

Sarasehan ini diikuti sebanyak 1000 orang, terdiri dari beberapa orang Bupati dan Walikota, kepala Bappeda Kabupaten dan Kota, kepala Dinas PMD Kabupaten, Camat, seluruh Walinagari se Sumatera Barat, dan beberapa instansi Provinsi seperti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumatera Barat Drs. H. Syafrizal. MM, dengan moderator Zaitul Iklas Saad. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian HPN 2018 yang dipusatkan di Sumatera Barat, dan sangat mendapat perhatian dari perserta sarasehan, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya peserta yang ingin bertanya, demikian dilaporkan.

Editor: Zamri Yahya
Laporan: Zardi

Previous
« Prev Post

Komentar Anda:

Loading...

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *