DPRD Padang

PADANG

SUMBAR

Latif

Aria Bima: Jangankan Ahok, Habib Rizieq dan Munarman Silakan Masuk PDIP

          Aria Bima: Jangankan Ahok, Habib Rizieq dan Munarman Silakan Masuk PDIP
Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima.
Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye
Aria Bima: Jangankan Ahok, Habib Rizieq dan Munarman Silakan Masuk PDIP
BENTENGSUMBAR. COM - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diklaim akan masuk PDIP usai bebas dari penjara. Spekulasi itu diutarakan rekan Ahok sewaktu pimpin Pemprov DKI, Djarot Saiful Hidayat yang juga politikus PDIP.

Terkait hal itu, Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima menyambut baik wacana tersebut. Menurut dia, PDIP terbuka bagi semua kalangan.

Aria menyebut, keterbukaan PDIP terlihat saat Pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dengan kendaraan politik PDIP. Bahkan, Aria mengatakan jika pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab ikut bergabung pintu selalu terbuka dengan syarat kesamaan landasan dalam bernegara.

"Jadi jangankan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), mau Habib Rizieq, mau Munarman, mau Kapitra, silakan. Karena PDIP adalah rumah kebangsaan, yang lain juga bisa masuk. Asalkan atapnya NKRI, pondasinya Pancasila, dan pilarnya adalah kebhinnekaan dan UUD 45," ujar Aria, Jakarta Pusat, Selasa, 27 November 2018.

Sementara itu Aria menampik, isu masuknya Ahok ke PDIP guna mendongkrak elektabilitas Jokowi dalam kontestasi Pilpres.

"Jadi Ahok dan PDIP itu bukan soal elektabilitas. ini soal kebangsaan kita. Kapitra masuk, yang dulu berseberangan dengan Ahok," tutur dia.

Sebelumnya Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat mengungkap, bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bakal bergabung dengan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu. Apabila Ahok keluar dari penjara dan kembali ke politik.

Djarot mengungkap hal itu ketika rapat konsolidasi PDIP di Kota Sleman, Yogyakarta, Senin, 26 November 2018. Dia mulanya menceritakan percakapannya dengan Ahok untuk meyakinkan para Ahokers mendukung pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Mas tolong pendukung-pendukung kita itu, kalau bisa jangan Golput. Kalau bisa pilih Pak Jokowi. Di samping itu, dia harusnya memilih PDI Perjuangan," kata Djarot menirukan ucapan Ahok.

Ahok pun menyanjung PDIP sebagai partai di garis depan menjaga Pancasila dan menjaga masyarakat dari ujaran kebencian. Momen itu, terungkap keinginan Ahok masuk partai berlambang banteng moncong putih.

"Makanya dia bilang, 'kalau nanti saya masuk politik, saya akan pasti masuk PDI Perjuangan'," ungkap Ahok ditirukan Djarot.

(merdeka)
Follow us:
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...
Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *