DPRD Padang

PADANG

SUMBAR

Latif

Sambil Menangis, Cucu Jenderal Soedirman Ini Deklarasi Dukung Prabowo

          Sambil Menangis, Cucu Jenderal Soedirman Ini Deklarasi Dukung Prabowo
Cucu Panglima Besar Jenderal Soedirman, Nining Tedjaningsih.
Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye
Sambil Menangis, Cucu Jenderal Soedirman Ini Deklarasi Dukung Prabowo
BENTENGSUMBAR. COM - Cucu Panglima Besar Jenderal Soedirman, Nining Tedjaningsih, mengaku mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019. 

Dukungan ini dikemukakan oleh Nining di tengah acara Prabowo menyapa ribuan relawan yang memadati Gedung Sasano Hinggil, Alun-alun Yogyakarta, Rabu, 28 November 2018.

"Bapak Prabowo Subianto, mari bergandengan tangan untuk menhadirkan kembali kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia ini," kata Nining.

Sambil menahan isak tangis, perempuan yang merupakan cucu tertua dari Jenderal Soedirman ini juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia membantu perjuangan Prabowo-Sandi memenangkan kontestasi Pilpres 2019. 

"Di saat petani bawang merah panennya dengan harga Rp 5.000 per kilogram padahal ongkos produksinya Rp 4.000 per kilogram. Bapak Prabowo Subianto, mari bahu-membahu untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara ini," ujar Nining. 

"Bapak Prabowo Subianto, mari berjuang sampai titik darah penghabisan demi, meraih kedaulatan bangsa ini," sambungnya. 

Pada kesempatan itu, Nining juga mengenang perjuangan dua pahlawan Nasional Jenderal Soedirman dan Soemitro Djojohadikoesoemo saat melawan penjajahan di Indonesia. 

"Pak Dirman dan Pak Cum (Soemitro Djojohadikoesoemo) adalah sosok keteladanan dari semua sikap yang dibutuhkan oleh negara ini. Patriotisme, keberpihakan kepada rakyat, kedulatan tanpa syarat dan perang kepada kebatilan. Di saat hampir semua elit negeri ini untuk duduk satu meja dengan kolonialisme, sudirman menolaknya dan melakukan perlawanan di hutan Jawa," tutur Nining.

"Wahai Pak Dirman dan Pak Cum, tengoklah kami saat ini, bercanda di atas kegaduhan, berebut di balik keadilan, berbahagia di dalam kesewenangan. 
Kalian dan kami hanya ada dalam doa, gambar dan dongeng di antaranya. Lebih baik dibom atom daripada merdeka tidak 100 persen Terima kasih," tutup Nining.

(dtk)
Follow us:
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...
Iklan Mastilizal Aye
Iklan Mastilizal Aye

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *