PADANG

SUMBAR

Latif

Popularitas Kalahkan Cucu Soekarno, Ahmad Dhani Maju Pilwako Surabaya?

          Popularitas Kalahkan Cucu Soekarno, Ahmad Dhani Maju Pilwako Surabaya?
Ahmad Dhani, musisi Indonesia dan politisi Partai Gerindra.
Iklan Alex
Iklan Caleg PKB
Popularitas Kalahkan Cucu Soekarno, Ahmad Dhani Maju Pilwako Surabaya?
BENTENGSUMBAR. COM -  Hasil riset yang dirilis Surabaya Survey Center pada Rabu, 9 Januari 2019, nama Ahmad Dhani menjadi yang paling populer di antara nama-nama lainnya. Sosok pentolan grup band Dewa 19 ini meraih 79.4 persen popularitas.

"Kepopuleran Ahmad Dhani ini tak lepas dari statusnya yang artis. Siapa sih orang Surabaya yang tidak kenal sosok dia. Tapi sebelumnya, untuk catatan, nama yang masuk di survei popularitas calon Wali Kota Surabaya ini adalah nama yang telah dipilih oleh masyarakat secara pola top of mind,” kata peneliti senior Surokim Abdussalam seperti dikutip dari Beritajatim.com.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Rokim ini memaparkan jika posisi kedua dan ketiga diduduki oleh Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana serta Puti Guntur Soekarno.

"Secara berurutan, masing-masing mendapatkan 51.2 persen dan 60.7 persen," ungkapnya.

"Untuk posisi keempat dan kelima, menjadi milik Adies Kadir dan Arzeti Bilbina. Masing-masing mendapatkan 35.2 persen dan 31.2 persen," sambung Rokim.

Dengan perolehan demikian, bagaimana peluang Ahmad Dhani untuk maju di Pilwali Kota Surabaya 2020? Partai Gerindra sebagai partai tempat Dhani bernaung saat ini masih enggan untuk berbicara mengenai pemilihan Wali Kota Surabaya.

Meski demikian, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengungkapkan, bahwa butuh pertimbangan panjang dalam mencari sosok untuk dimajukan pada Pilwali Kota Surabaya.

"Kota Surabaya ini kompleks. Kota terbesar kedua di Indonesia. Kota Metropolitan. Sehingga, untuk dimajukan di Pilwali Kota Surabaya, membutuhkan tokoh yang benar-benar siap membawa solusi dari masalah yang ada," kata Sadad.

Lebih lanjut, anggota DPRD Jatim ini memaparkan jika masalah yang ada di Kota Surabaya lebih merupakan persoalan teknis.

"Bukan polarisasi atau agama. Tapi bagaimana perkembangan kota ini bisa jauh lebih baik dengan memaksimalkan potensi yang sudah ada," katanya.

"Jadi tentunya yang dicari adalah orang yang bisa memecahkan masalah itu. Sosok komplit yang bisa membawa solusi," imbuh Sadad.

(Source: Beritajatim.com)
Follow us:
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...
Iklan Mastilizal Aye

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *