PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Inas Hanura: Arogansi Lieus Sungkarisma di Cipinang Cerminan Prabowo

          Inas Hanura: Arogansi Lieus Sungkarisma di Cipinang Cerminan Prabowo
Politikus Hanura, Inas N Zubir mengkritik Lieus Sungkharisma yang memarahi petugas di Rutan Cipinang.
Inas Hanura: Arogansi Lieus Sungkarisma di Cipinang Cerminan Prabowo
BENTENGSUMBAR. COM - Politikus Hanura, Inas N Zubir mengkritik Lieus Sungkharisma yang memarahi petugas di Rutan Cipinang saat ditolak menjenguk Ahmad Dhani. Lieus Sungkharisma dinilai tidak menunjukan etika karena memprotes meski sudah ada aturan jam/hari besuk. 

"Mereka melecehkan kewibawaan Kemenkum HAM dengan mengatakan Karutan jahat dan feodal karena membuat peraturan di mana pada Sabtu dan Minggu tidak ada kunjungan napi ke Cipinang," ujar Inas kepada wartawan, Selasa, 5 Februari 2019.

Anggota Tim Penugasan Khusus TKN Jokowi-Ma'ruf Amin ini juga menyesali kehadiran Jaya Suprana bersamaan dengan Lieus Sungkharisma. Inas menganggap Jaya Suprana mendukung tindakan arogansi Lieus Sungkharisma.

"Apa jadinya jika Prabowo Subianto bekuasa? Jika salah seorang tim suksesnya saja sudah berperilaku congkak, meniru arogansi dan kecongkakan Prabowo. Bisa jadi hukum hanya dijadikan alat untuk melindungi dan menguntungkan kroni-kroninya saja," sambung Inas.

Ketua Fraksi Hanura di DPR ini juga berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait agar kejadian seperti saat Lieus Sungkharisma datang ke Rutan Cipinang, tak lagi terulang.

Karutan Cipinang Oga G Darmawan sebelumnya mengatakan pada hari Minggu memang tidak ada jadwal kunjungan. Oga menegaskan, para penjenguk tahanan pasti dilayani di hari Senin hingga Jumat. Jam besuknya dari pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Terkait hal tersebut, Lieus menilai kebijakan Karutan jahat. Menurutnya, kebijakan tersebut dibuat hanya karena ingin libur pada Sabtu-Minggu.

"Saya baca 'Ketentuan sesuai dengan undang-undang sekian, sekian, sekian. Hal-hal lain diatur oleh Kepala Rutan'. Artinya, ini kebijakan pribadi Kepala Rutan yang mau holiday hari Sabtu dan Minggu. Dia nggak mikirin tuh bahwa semua warga binaan di dalam itu yang mau besuk itu kan maunya kan hari Sabtu-Minggu dong. Dia nggak mikir ke sana. Karena semangat feodal, dia rasa dia adalah penguasa, yang bilang boleh masuk, boleh keluar, boleh segalanya. Dia bikinlah Sabtu-Minggu libur. Itu jahat. Jahat," ujar Lieus, Senin, 4 Februari 2019.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *