PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Peserta Tradisi Serak Gulo Meningkat, Mahyeldi: Proses Akulturasi di Padang Sangat Kuat

          Peserta Tradisi Serak Gulo Meningkat, Mahyeldi: Proses Akulturasi di Padang Sangat Kuat
Wali Kota Padang, Mahyeldi dan Pimpinan DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra dan Muhidi hadiri tradisi Serak Gulo.
Iklan Albert
Peserta Tradisi Serak Gulo Meningkat, Mahyeldi: Proses Akulturasi di Padang Sangat Kuat
BENTENGSUMBAR. COM - Tradisi keturunan muslim India Serak Gulo (tebar gula), semakin menjadi daya tarik di Kota Padang yang telah menjadi kalender tahunan pariwisata kota ini sejak 2018 lalu. Hal itu terbukti dengan meningkatnya jumlah peserta yang mengikuti tradisi ini sampai hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya yang dari rantau dan masyarakat Himpunan Keluarga Muhammadan (HKM) Kota Padang yang telah melaksanakan tradisi serak gulo. InsyaAllah kita dari Pemerintah Kota Padang berkomitmen akan melaksanakan tradisi serak gulo ini setiap tahun dan terus meningkatkan pelaksanaannya," kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah seusai pelaksanaan Serak Gulo, Selasa, 5 Februari 2019.

Ia mengatakan, pada pelaksanaan selanjutnya, Pemko Padang bersama dengan masyarakat HKM Padang akan berusaha meningkatkan, menyempurnakan, dan melibatkan diantaranya Kedutaan Besar India. "Alhamdulillah pada hari ini, dari kedutaan besar Indonesia yang ada di New Delhi juga dapat hadir di sini," ujarnya.

Dengan kedatangan Dubes Indonesia dari India ini, sambung Mahyeldi, menunjukkan bahwa dubes juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tradisi ini. "Alhamdulillah pelaksanaan tahun ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya," katanya.

Lebih jauh disebutkan, acara serak gulo ini sejatinya merupakan ajang silaturahmi, membangun semangat kebersamaan di antara masyarakat Muhamadan dan seluruh masyarakat Kota Padang, karena memang Kota Padang proses akulturasi dan suku-suku yang ada di Kota Padang ini sudah terjalin sangat kuat sekali.

"Sehingga proses akulturasi sangat baik di Kota Padang. Begitu juga dengan masyarakat Cina," sebutnya.

(taf)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *