PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

BPN: Silakan FBR Dukung Jokowi, tapi Jangan karena Kecewa ke Anies-Sandi

          BPN: Silakan FBR Dukung Jokowi, tapi Jangan karena Kecewa ke Anies-Sandi
Jubir BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.
BPN: Silakan FBR Dukung Jokowi, tapi Jangan karena Kecewa ke Anies-Sandi
BENTENGSUMBAR. COM - Forum Betawi Rempug (FBR) menyatakan dukungan terhadap Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. BPN Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan silakan saja bagi FBR mendukung Jokowi, asalkan tidak mengaitkan dengan kekecewaan terhadap Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat memimpin DKI Jakarta.

"Jadi gini, pertama, kami ingin menegaskan itu haknya FBR ya kalau ingin mendukung pak Jokowi-Maruf Amin. Ya silakan aja mendukung Jokowi-Maruf Amin, tapi jangan ada kesan menyatakan kekecewaan kami mendukung pak Jokowi karena kecewa karena Anies dan Sandi," kata jubir BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, saat dihubungi, Sabtu, 9 Maret 2019. 

Ia menilai tidak etis jika FBR membandingkan kinerja Anies-Sandi yang dianggap kurang mempedulikan masyarakat Betawi. Sebab, menurutnya, pada Pilkada DKI 2017, FBR juga mendukung Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. 

"Saya rasa ini bukan apple to apple untuk membandingkan ya karena juga kita tahu FBR adalah pendukung Ahok-Djarot di dalam Pilkada DKI 2017 sehingga tidak etis kalau dituduhkan mereka kecewa," ujar Andre.

Sementara itu, ia menyebut Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI akan berkomitmen memperhatikan masyarakat Betawi. Salah satunya dengan program penataan kampung di Ibu kota. Selain itu, menurutnya, saat masih menjabat Wagub DKI, Sandiaga Uno memperhatikan masyarakat Betawi dengan membuat wirausaha di daerah permukiman Betawi. 

"Bahkan Bang Sandi itu membuka gerakan wirausaha harapan di kampung Betawi, Setu Babakan. Dengan komitmen beliau untuk membangun kewirausahaan untuk masyarakat Betawi gitu loh," ungkap Andre. 

Ia meminta FBR tidak mempolitisasi dukungannya terhadap Jokowi-Ma'ruf dengan mendiskreditkan kinerja Anies. Andre meminta FBR bersikap objektif.

"Nah jadi sekali lagi silakan, monggo FBR dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, tapi jangan mempolitisasi dukungan itu dengan mendiskreditkan gitu loh. Silahkan aja hak FBR mendukung Jokowi-Ma'ruf monggo kami hormati, silakan kami ucapkan selamat. Tapi kalau FBR bilang kecewa dengan Anies dan Sandi nggak objektif juga karena FBR adalah pendukung Ahok dan Djarot," imbuhnya. 

Sebelumnya, Ketua Umum FBR Lutfi Hakim buka-bukaan mengenai alasan FBR tidak mendukung Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Lutfi menjelaskan FBR memang sedang mencari pasangan di Pilpres 2019 yang lebih peduli terhadap warga Betawi. Dia menyebut apa yang mereka harapkan itu ada pada pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saat 2014, kita ke Prabowo-Hatta, ya, dan kedua ke Bang Sandi all-out, bahkan sampai secara resmi kami menurunkan 4.280 orang saksi waktu Pilkada DKI. Cuma kemudian, begitu kita cermati tidak ada, kuranglah kepeduliannya terhadap Betawi. Kita pun harus mencari dong siapa rekam jejaknya yang memang layak untuk kita dukung, asalkan kepentingan masyarakat Betawi bisa diakomodir. Itu kemudian kenapa kami beralih dukungan," jelas Lutfi.

Ditambahkan Lutfi, FBR menilai Jokowi langsung menunjukkan kepedulian pada Betawi saat menjabat Gubernur DKI. Salah satunya memberlakukan baju adat Betawi sebagai salah satu pakaian resmi karyawan Pemprov DKI. Sedangkan Anies, yang sudah diberi gelar 'Abang Betawi', dinilai masih setengah hati melaksanakan implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian dan Kebudayaan Betawi. 

"Perda itu masih perlu disempurnakan dengan beberapa pergub. Tapi itu tidak terealisasi hingga saat ini. Padahal Jokowi tidak pernah kita kasih gelar 'Abang'. Anies-Sandi-lah yang kita kasih gelar 'Abang Betawi' tapi kepeduliannya kepada masyarakat Betawi itu masih setengah hati. Padahal ketika masyarakat Betawi memberi dia gelar 'Abang', itu merupakan komitmen dari masyarakat Betawi untuk terus mengawal dan mendukung program-program Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies-Sandi saat itu," sambungnya panjang-lebar.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *