PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Nurullita Ungkap Kalimat Pemecatan: Kamu Pilih Jokowi tapi Cari Makan di Sini

          Nurullita Ungkap Kalimat Pemecatan: Kamu Pilih Jokowi tapi Cari Makan di Sini
Nurullita (tengah) dan kuasa hukumnya, M Rizki (kemeja batik), di gedung Kemenaker, Jakarta Selatan.
Nurullita Ungkap Kalimat Pemecatan: Kamu Pilih Jokowi tapi Cari Makan di Sini
BENTENGSUMBAR. COM - Nurullita, karyawan salah satu perusahaan ekspor-impor, mengaku dipecat karena menghadiri acara relawan capres petahana Jokowi. Nurillta juga masih ingat betul ucapan atasannya saat pemecatan.

"Untuk terakhirnya ucapkan ya, 'Kamu memilih Jokowi tapi kamu mencari makan di sini, malu dong UFO,' itu kalimat terakhir dia (atasan) di hari Senin (25 Februari) pagi," kata Nurullita setelah melakukan pengaduan di gedung Kemenaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Maret 2019.

Nurullita menghadiri acara relawan yang dihadiri Jokowi itu di Sentul, Jawa Barat, pada Minggu, 24 Februari 2019. Dia sudah mulai di-bully hari itu dengan cara photo profile WhatsApp-nya dimasukkan ke grup kantor.

Nurillita lalu dipecat keesokan harinya, Senin, 25 Februari 2019. Pemecatan itu diucapkan dengan disaksikan karyawan-karyawan yang lain.

Dia mengaku kaget atas pemecatan itu. Sebab, menurut Nurullita, tidak ada permasalahan sebelum dia menghadiri acara relawan Jokowi itu.

"Saya pengetahuan saya selama kerja dan mau ada pilpres itu saya nggak tahu kalau memang tidak boleh untuk melakukan itu, ya saya nggak merasa tiba-tiba datang langsung ada kejadian ini ya saya kaget aja," ujarnya.

Nurillita menegaskan setiap orang berhak menentukan pilihan di pilpres. Dia tidak ingin ada orang yang terintimidasi karena berbeda pilihan.

"Saya tidak mau ya seperti itu, ya tapi paling tidak ini setiap orang kan punya hak untuk memilih apa yang kita inginkan ya. Jangan jadi paksaan ataupun menjadi terintimidasilah, saya nggak mau itu," tuturnya.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyebut pengakuan itu harus didalami lagi. Pengakuan itu perlu dicek.

"Menurut saya, yang begini-begini perlu dicek dulu apakah benar apa nggak karena ini kan perusahaan swasta," kata Direktur Direktorat Advokasi BPN Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Kamis, 21 Maret 2019.

Dasco menduga ada kemungkinan penyebab lain soal pemecatan Nurulita. Menurut Dasco, keterangan terkait kasus Nurullita mesti berimbang.

"Mungkin ada kebijakan-kebijakan lain yang dilanggar atau kemudian memang sebelumnya ada permasalahan-permasalahan yang ada. Kita kan nggak bisa begitu aja kemudian mempercayai salah satu pihak," sebut Dasco.

Terlepas dari itu, dia meminta Depnaker menyelesaikan permasalahan tersebut. "Nanti biar aja ini soal perselesaian perburuhan Depnaker yang menyelesaikan," imbuh anggota Komisi III DPR itu.

Bantahan Perusahaan

Pihak PT Pelopor Pratama Lancar Abadi membantah pengakuan Nurullita. "Nggak ada pemecatan, orang dia yang keluar sendiri," kata Komisaris PT Pelopor Pratama Lancar Abadi Merry Puspitasari saat dihubungi detikcom, Kamis, 21 Maret 2019.

Merry membantah perusahaan telah memecat Nurullita secara sepihak. Dia menegaskan perusahaan sama sekali tidak mengeluarkan surat pemutusan hubungan kerja. 

"Apa sudah ditanya ke Bu Lita surat pemberhentiannya atau surat PHK-nya? Perusahaan kan begitu, mau dipecat, mau di-PHK kan ada suratnya," ujar Merry. 

"Kalau ada pemecatan pasti ada surat. Bu Lita ada surat nggak diterima sama dia? Orang dia keluar, keluar sendiri. Tahu-tahu ada berita, saya jadi bingung," sambungnya.

Merry menjelaskan ketika itu memang Lita diledek di grup WhatsApp oleh rekan-rekan kerjanya. Namun, menurut Merry, itu hanya candaan semata. Dia menyebut Lita mengundurkan diri dari perusahaan. Tidak ada pemecatan.

"Ya namanya bercandaan, ada orang tersinggung. Dia tersinggung, terus minta maaf sama teman-teman, ngundurkan diri, itu salah saya? Namanya temen-temen, anak-anak buah yang share jadi dicandain. Nggak suka kali dia, baper, mengundurkan diri. Saya salahnya di mana coba. Orang dia sendiri," ucapnya.

Merry mengatakan nama baiknya merasa dicemarkan karena disebut melakukan PHK sepihak. Dia menyebut Lita tidak dipecat, melainkan mengundurkan diri.

"Bercanda-bercandaan, saya rasa dianya aja yang baper," ucapnya.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *