PADANG

SUMBAR

Iklan Bapenda

Survei SPIN: Prabowo Mulai Kejar Jokowi dengan Selisih 8 Persen

          Survei SPIN: Prabowo Mulai Kejar Jokowi dengan Selisih 8 Persen
Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) mencatat elektabilitas petahana Jokowi mulai terkejar penantang Prabowo Subianto.
Survei SPIN: Prabowo Mulai Kejar Jokowi dengan Selisih 8 Persen
BENTENGSUMBAR. COM -  Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) mencatat elektabilitas petahana Joko Widodo mulai terkejar penantang Prabowo Subianto. Menurut survei SPIN, pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin mengantongi suara sebesar 49 persen.

Sementara paslon 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memiliki elektabilitas 41 persen. Sementara masih ada 10 persen yang belum menentukan.

"Perlahan elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi merangkak mengejar Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan selisih 8 persen," kata Direktur SPIN, Igor Dirgantara di saal merilis hasil survei di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Maret 2019.

Kata Igor, posisi petahana Jokowi tidak menguntungkan. Karena persaingan sebulan ke depan masih sangat ketat. Dengan elektabilitas di bawah 50 persen posisi Jokowi tidak aman.

"Dengan elektabilitas petahana di bawah 50 persen ini masih bahaya. Karena kompetisi semakin ketat," kata Igor.

Adapun penyebab petahana mulai terkejar oleh penantang karena isu ekonomi. Jokowi, menurut Igor, kehilangan momentum karena ketidakpuasan terhadap masalah ekonomi.

"Dalam periode masa kampanye bulan Novembar 2018-Januari 2019 petahana seperti kehilangan momentum yang membuat kompetitornya bisa menipiskan ketertinggalan," kata Igor.

Catatan survei SPIN, 68 persen menganggap isu lapangan kerja dan pengangguran menjadi masalah masa kini. Diikuti oleh kenaikan harga bahan pokok yang dirasakan 64 persen responden. Serta masalah korupsi 52 persen.

SPIN menyelenggarakan survei pada rentang waktu 27 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019, dengan melibatkan 1.213 responden. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(Source: merdeka.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *