PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Dinilai Sulit Masuk Parlemen, PPP Pertanyakan Hasil Survei Charta Politika

          Dinilai Sulit Masuk Parlemen, PPP Pertanyakan Hasil Survei Charta Politika
Kampanye Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Dinilai Sulit Masuk Parlemen, PPP Pertanyakan Hasil Survei Charta Politika
BENTENGSUMBAR.COM -  Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi enggan ambil pusing dengan hasil survei Charta Politika yang menyatakan partainya sulit lolos ambang batas parlemen atau parliamantary treshold (PT) sebesar empat persen. Sebab, kata dia, dalam hasil survei lainnya PPP selalu dianggap bisa lolos parlemen.

"Kami tidak terpaku hanya pada satu lembaga survei. Sebab justru lembaga survei lain memotret PPP di atas angka PT," kata Baidowi saat dihubungi merdeka.com, Kamis, 4 April 2019.

Baidowi menilai hasil survei Charta sangat berbeda dengan hasil survei Indobarometer dan Pollmark yang menyatakan PPP berpeluang lolos Parlemen dengan elektabilitas di atas empat persen.

"Kenapa tidak dibandingkan dengan hasil survei indobarometer (4,6%) dan polmark (4,2%) yang pelaksanaan surveinya sama. Di situ patut kita pertanyakan," ungkapnya.

Dia mengatakan lembaga survei sering tidak menjangkau seluruh pemilih PPP di perdesaan. Padahal, lanjut Baidowi, PPP memiliki banyak loyalis.

"Selain itu pemilih PPP itu tradisional dan banyak di pedesaan sehingga seringkali tidak terpotret sebagai sampel survei," ucapnya.

Meski begitu, pria yang akrab disapa Awiek ini menegaskan survei dianggap menjadi cambuk untuk bekerja lebih keras lagi.

"Namun demikian hasil survei menjadi cambuk bagi PPP untuk terus bekerja dan bergerak melakukan konsolidasi melalui struktur dan caleg," ucapnya.

Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei Pemilihan Legislatif 2019. Hasilnya, elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP), Partai Gerindra, dan Partai Golkar masih teratas dan menjadi pilihan masyarakat Indonesia.

PDIP masih menjadi pilihan tertinggi dengan 25,3 persen. Disusul, Partai Gerindra 16,2 persen dan Partai Golkar 11,3 persen. Tetapi masih ada partai yang berada di bawah 5 persen. Di antaranya PAN 3,3 persen; PPP 2,4 persen; PSI 2,2 persen; Partai Perindo 2,0 persen; dan Hanura 1,0 persen.

(Source: merdeka.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *