PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Jokowi: Saya Salaman dengan Warga Enggak Pakai Sarung Tangan

          Jokowi: Saya Salaman dengan Warga Enggak Pakai Sarung Tangan
Jokowi salaman dengan warga dalam suatu kunjungan.
Jokowi: Saya Salaman dengan Warga Enggak Pakai Sarung Tangan
BENTENGSUMBAR.COM - Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi optimis mendapat 60 persen suara di Provinsi Jawa Barat. Sebab, dia mengaku selalu terjun langsung ke lapangan dan menyapa para warga Jawa Barat.

"Feeling saya katakan itu (target 60 persen suara) akan bisa kita capai. Karena saya kalau ke desa di Jabar saya salaman saya rasakan, engga pakai sarung tangan," kata Jokowi saat bertemu dengan ratusan relawan buruh di Gedung Budaya Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung Jawa Barat, Selasa, 9 April 2019.

Jokowi mengatakan telah bersalaman dengan jutaan orang selama berkampanye. Dia mengaku bisa membaca seberapa besar dukungan warga dari cara menjabat tangannya.

"Saya ini kan sudah salaman berjuta-juta orang jadi ngerti yang dukung mana. Kalau nyalaminnya setengah-setengah, oh ini enggak dukung, oh ini masih ragu-ragu. Tapi dari sini ke sana tadi semuanya dukung. Saya yakin," jelas dia.

Pernyataan Jokowi ini seakan menyindir capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Dari foto yang beredar, Prabowo tampak mengenakan sarung tangan saat menyapa pendukungnya dari atas mobil di Jambi.

Kepada para buruh, Jokowi juga memperkenalkan tiga kartu sakti andalannya yaitu, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah. Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan bahwa kartu-kartu tersebut baru dimulai pada tahun 2020.

"Namun kartu-kartu ini baru dimulai tahun depan karena ini program capres dan baru direncanakan anggaran tahun ini," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi yakin dapat meraup 60 persen suara di Jawa Barat pada Pilpres 2019. Hal tersebut dikatakan Jokowi usai melihat semangat ratusan buruh menghadiri kampanye terbuka.

"Setalah melihat antusias dan semangat siang hari ini, saya yakin Insyaallah di atas 60 persen. Asal seluruh pekerja, seluruh buruh bersatu semuanya bergerak," ujarnya.

Mantan Wali kota Solo itu menyebut bahwa pada Pilpres 2014 lalu, dirinya hanya mampu mendapat suara sekitar 40 persen di Tanah Padundan. Jokowi saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla.

"Kalau saya lihat semangatnya hari ini angka 60 persen bukan angka yang sulit. Dari 40 (persen) meloncat ke 60 (persen). Itu minimal ya. Artinya 65 (persen) boleh, 70 (persen) boleh, 80 (persen) boleh. Tapi minimal 60 (persen)," tuturnya.

(Source: merdeka.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *