PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Namanya Dicatut Dalam Rekaman Soal Pemilu, Gatot Bilang Itu Hoaks

          Namanya Dicatut Dalam Rekaman Soal Pemilu, Gatot Bilang Itu Hoaks
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Namanya Dicatut Dalam Rekaman Soal Pemilu, Gatot Bilang Itu Hoaks
BENTENGSUMBAR.COM - Hoaks seputar Pemilu 2019, masih saja berseliweran di sekitar kita. Kali ini, yang jadi korban adalah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Foto Gatot ada dalam rekaman suara, yang mengaku sudah mengantongi lebih dari 1.000 bukti kecurangan pemilu. Kecurangan-kecurangan itu, disebut merugikan salah satu pasangan calon yang ikut pilpres.

Suara pria dalam rekaman audio itu juga berbicara masalah keamanan NKRI, dan meminta publik mempercayakan kepada TNI dan Polri. Dia bilang, masih banyak anggota TNI-Polri yang pro terhadap rakyat.

Rekaman suara yang viral ini, tentu saja membuat gerah Gatot. Ia menegaskan, rekaman audio yang memuat pernyataan tersebut adalah hoaks.

"Beredar rekaman suara orang yang tidak saya kenal dengan menempelkan foto saya pada rekaman suara tersebut. Ini HOAX!!" tulis Gatot lewat ketiga akun medsosnya: Facebook: Gatot Nurmantyo Soewantyo, Instagram: @nurmantyo_gatot, Twitter: @Nurmantyo_Gatot, Minggu, 28 April 2019.




Bukan kali ini saja Gatot merasa dirugikan karena namanya dicatut. Sebelumnya, pada medio Maret 2019, beredar pesan di Whatsapp yang mengatasnamakan Gatot. Kutipannya antara lain berbunyi seperti ini, "Kata Panglima GATOT NURMANTYO kalo pun kita harus melawan atau perang kita hanya bisa bertahan 3 hari saja...".

Kontan, Gatot pun membantah lewat ketiga  akun medsosnya. "Beredar pesan di Whatsapp yang mengatasnamakan saya. Saya tegaskan, informasi ini bukan dari saya! Ini adalah HOAX! Mohon kiranya untuk berhenti menyebarkan pesan-pesan ujaran kebencian seperti ini," tulisnya pada tanggal 4 Maret 2019.

Januari 2019, Gatot mengeluh fotonya dipasang di baliho peresmian Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Solo pada Jumat (11/1). Foto Gatot terlihat di bagian atas Lantai 3 Posko BPN tersebut, mengarah ke Jalan Letjen Soeprapto. Dalam foto tersebut, Gatot mengenakan atribut tentara, lengkap dengan topi berbintang empat.

Sehari setelahnya, Gatot langsung mengklarifikasi via akun Facebook, dan Instagram, dan Twitter miliknya. Di ketiga akun medsos tersebut, Gatot menulis, "Mengenai berita seperti tersebut di atas dan ada foto saya pada baliho Posko BPN Prabowo-Sandi di Solo, saya nyatakan bahwa saya tidak tahu menahu, tidak pernah dimintai persetujuan atau diberi pemberitahuan baik secara lisan maupun verbal. Untuk itu, saya mohon agar foto saya diturunkan dari baliho tersebut secepatnya," demikian tulisnya.

Asal tahu saja, tren penyebaran informasi hoaks selama Pemilu Serentak 2019 meningkat tajam. Berdasarkan catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika, sejak Agustus 2018 hingga 25 April 2019.

“Kalau hoaks bertambah banyak, berarti kan kita ini betul-betul hidup di era yang kurang etis, kurang beradab (hanya karena hoaks),” cetus Menkominfo Rudiantara dalam Acara Pameran Foto Kilas Balik di Galeri Foto Antara, Jakarta, Jumat, 26 April 2019.

Beredar Luas

Sontak rekaman hoax tersebut meluas di media sosial. Salah satunya di Instagram. 




(Source: rmco.id)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *