PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

PMII Sumbar: Berikan Kepercayaan Penuh Kepada KPU dan Bawaslu

          PMII Sumbar: Berikan Kepercayaan Penuh Kepada KPU dan Bawaslu
Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC-PMII) Sumbar, Rodi Indra Syahputra.
PMII Sumbar: Berikan Kepercayaan Penuh Kepada KPU dan Bawaslu
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC-PMII) Sumbar, Rodi Indra Syahputra mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengeluarkan pernyataan terkait pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) 2019. 

"Kami menilai, untuk pelaksanaan pilpres 2019, karena banyaknya saling klaim antara pasangan 01 dan 02, makanya kita bersama-sama menyatakan sikap untuk meminta semua tim, baik 01 maupun 02 agar sama-sama menunggu hasil dari KPU," ujarnya ketika dihubungi BentengSumbar.com, Ahad, 5 Mei 2019.

Disamping menunggu hasil hitung manual dari KPU, kata Rodi, PMII Sumbar meminta semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama proses yang sedang berlangsung tersebut. 

"Kami minta kepada masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan proses tersebut," cakapnya.

PMII Sumbar, kata Rodi, menilai pelaksanaan pemilu sudah memenuhi asas jujur dan adil. Menurutnya, KPU dan Bawaslu sudah melaksanakan tugas mereka dengan baik.

"Makanya, kita serahkan proses itu ke KPU dan Bawaslu, kita tunggu hasilnya," terangnya. 

PMII Sumbar sangat menyayangkan adanya tindakan-tindakan yang dilakukan beberapa kelompok untuk menyerang KPU dan Bawaslu dengan menyatakan adanya kecurangan.

"Ini akan menimbulkan suatu efek yang sangat luar biasa. Sebab, dengan adanya pernyataan-pernyataan yang mengungkapkan ketidakpercayaan kepada KPU dan Bawaslu, tentu itu akan memberikan dampak yang sangat besar kepada masyarakat," pungkasnya.

"Akibatnya, apa pun hasilnya nanti akan menimbulkan gejolak gara-gara pernyataan yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan, karena adanya pernyataan KPU curang, adanya keiinginan untuk people power, dan lain-lain sebagainya memberikan dampak yang luar biasa terhadap masyarakat banyak yang disuguhkan itu. Makanya kita sangat menyayangkan tindakan-tindakan dan pernyataan seperti itu," lanjut dia.

Rodi meminta kader-kader PMII Sumbar untuk tetap melaksanakan proses pengawalan. Apatah lagi, PMII juga merupakan salah satu pemantau di Bawaslu. 

"Dalam beberapa acara, kami selalu meminta kader PMII untuk selalu mengawal proses pemilu ini sampai tanggal 22 Mei 2019, karena dengan adanya keterlibatan PMII dalam proses pengawalan tentu itu adalah bagian dari kesuksesan pemilu ini," tegasnya.

(by)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *