PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

21 Kafe Ilegal Masih Beroperasi, Al Amin: Jika Ada Oknum yang Bermain, Kami Berhentikan

          21 Kafe Ilegal Masih Beroperasi, Al Amin: Jika Ada Oknum yang Bermain, Kami Berhentikan
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Al Amin.
21 Kafe Ilegal Masih Beroperasi, Al Amin: Jika Ada Oknum yang Bermain, Kami Berhentikan
BENTENGSUMBAR.COM - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Al Amin menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jika ada anggota Satpol PP Kota Padang yang bermain mata dengan pemilik kafe atau tempat hiburan malam.

Hal itu disampaikannya menjawab sentilan anggota DPRD Kota Padang dari Partai Gerindra, Budi Syahrial terkait masih beroperasinya 21 kafe atau tempat hiburan malam yang idak mengantongi izin.

Al Amin mengatakan, pihaknya berkerja dengan aturan. Berdasarkan Perwako No. 29 tahun 2019, pembinaan dilakukan oleh OPD terkait. Misalnya terkait tempat hiburan malam, maka OPD terkaitnya adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang. Sedangkan terkait minuman keras (minol), maka OPD terkaitnya Dinas Perdagangan. 

"Yang mengeluarkan izin adalah OPD terkait. Mereka yang melakukan pembinaan. Tetapi jika tidak bisa dibina, sudah dikasih SP 1, SP 2 dan SP 3 yang ditembuskan ke Satpol PP, maka baru Satpol PP beraksi, bisa saja menutup tempat hiburan malam itu," ungkapnya ketika dihubungi BentengSumbar.com, Jumat malam, 6 September 2019.

Al Amin menegaskan, jika Budi Syahrial bisa membuktikan ada oknum yang bermain, maka ia akan menindak dengan tegas. 

"Jika ada oknum yang bermain, hari itu dia buktikan, hari itu pula kita tindak tegas. Kami ingin menegakan amar ma'ruf nahi munkar di Kota Padang, kalau ada maling yang teriak maling, jeruk makan jeruk, hari itu kami tindak tegas yang bersangkutan. Kalau dia honor, kita berhentikan, kalau dia pejabat, kami usulkan untuk berhenti," tegasnya.

Sebelumnya, Bahkan Budi Syahrial mensinyalir ada okum yang bermain, sehingga sampai saat ini kafe yang tak berizin tersebut masih buka. 

"Saya mensinyalir ada oknum di dalam yang bermain dan yang membocorkan rencana operasi. Itu sudah rahasia umum.  Saya minta oknum yang bermain itu ditindak tegas," cakapnya, Jumat, 6 September 2019.

(by)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *