PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Munarman Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Penculikan Ninoy Karundeng

          Munarman Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Penculikan Ninoy Karundeng
Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman.
Munarman Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Penculikan Ninoy Karundeng
BENTENGSUMBAR.COM - Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman akhirnya memenuhi panggilan polisi. Munarman diperiksa sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan pegiat medsos sekaligus relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Pantauan detikcom di gedung Subdit Resmob, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu, 9 Oktober 2019 sekitar pukul 11.20 WIB, Munarman sudah hadir. Dia tampak didampingi beberapa anggota tim kuasa hukumnya.

Munarman tidak berkomentar dan langsung masuk ke ruang penyidik. Saat ini Munarman sudah berada di ruangan penyidik.

Salah satu kuasa hukum Munarman, Samsul Bahri, mengatakan kliennya hari ini datang hanya sebatas memenuhi panggilan penyidik. Kliennya akan memberikan keterangan terkait komunikasinya dengan salah satu tersangka.

"Prinsipnya kita ke sini hanya memberikan klarifikasi, ada panggilan menyebutkan bahwa salah satu tersangka berkomunikasi dengan Pak Haji Munarman," kata Samsul.

Seperti diketahui, polisi menyebut Munarman diduga ikut terlibat dalam kasus penculikan disertai penganiayaan kepada Ninoy Karundeng. Polisi mengatakan Munarman berperan memerintahkan pengurus Masjid Al-Falah, Ir Supriyadi, untuk menghapus rekaman CCTV di masjid tersebut.

Ir Supriyadi juga disebut diperintah oleh Munarman menyalin data-data di laptop Ninoy. Dalam hal ini, Munarman sudah membantah. Munarman beranggapan dirinya meminta rekaman CCTV masjid hanya untuk melihat situasi.

"Ngawur dia... emang suka ngawur dia kalau ngasih keterangan pers. Yang saya minta rekaman CCTV masjid... karena saya pengin lihat situasi masjid saat tanggal 30 malam sampai pagi," kata Munarman saat dimintai konfirmasi, Senin, 7 Oktober 2019.

Dalam kasus Ninoy, polisi telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus tersebut. Ke-13 tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, serta Bernard Abdul Jabbar, yang juga Sekjen PA 212. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda.

(Source: detik.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *