PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Wako Mahyeldi Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Potong Unggas SMR

          Wako Mahyeldi Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Potong Unggas SMR
Wako Mahyeldi Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Potong Unggas SMR.
Wako Mahyeldi Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Potong Unggas SMR
BENTENGSUMBAR.COM - Dalam waktu yang tidak beberapa lama Koperasi Saudagar Minang Raya (SMR) di Jakarya berkomitmen untuk berinvestasi di Kota Padang. Investasi yang dilakukan mendirikan dan membangun sebuah rumah potong ayam atau unggas.

SMR berinvestasi di Padang tidak hanya rumah potong ayam saja, tetapi akan berlanjut dengan rumah potong lainnya di Padang.

Hal itu, disampaikan Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah usai peletakan batu pertama pembangunan rumah potong unggas (RPU) di rumah potong hewan (RPH) Aia Pacah, Rabu, 9 Oktober 2019.

"Untuk itu, diminta jajaran pemerintah Kota Padang, paradikma untuk bekerja sama dengan investor hendaknya dapat dipermudah. tidak seperti yang biasa minimal disiapkan wadahnya untuk investor yang akan membangun proyek, dan jelaskan, sejelas-jelasnya lokasinya. Kapan perlu dibuat kesepakatan bersama (MoU) dengan mempergunakan prodak," Jelas Mahyeldi.

Mahyeldi, inilah yang akan dilakukan untuk proyek untuk itu pemerintah kota Padang sudah bekerja sama dengan Debesto sehingga rumah potong unggas sudah ada pasarnya, hanya tinggal prodaknya.

Selesainya dibangun rumah potong unggas atau ayam di kawasan rumah potong hewan di Aia Pacah, maka prodak-prodak yang berbahan ayam di Kota Padang di jamin kehalallannya, sebut Mahyeldi.

Selain itu, tentu akan mendukung terhadap wisata halal yang telah dicanangkan di Sumetara Barat dan Kota Padang. Mudahan-mudahan kedepan akan lebih banyak lagi investor untuk berinvestasi di Kota Padang.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi katakan, Pemerintah Kota Padang sedang mengevaluasi Perda insentif yang sudah ada, dan akan diturunkan sampai 50% dari nilai investasi. Pada tahun yang lallu nilai Investasi Rp1 triliun akan diturunkan sampai Rp500 milyar guna untuk memberikan kemudahan insentif kepada investor. dengan cara ini dapat mendorong oang berinvestasi di Kota Padang lebih meningkat, lanjut Wali Kota.

Lebih lanjut disebutkan Mahyeldi, bahwa ini membuktikan dengan hadirnya Forkompinda, dapat mendorong menciptakan suasana kondusif untuk berinvestasi di kota Padang.

Disamping itu, untuk pemotongan 1.000 ekor ayam di rumah potong unggas yang akan dibangun oleh Koperasi Saudagar Minang Raya bisa dilakukan dengan waktu 1 jam. Kehalallanya pun dijamin. Rumah potong ayam dibangun oleh pengusaha Minanang tentu nilai pelaksanaan kehalalannya menjadi bahagian dan perhatian masyarakat Kota Padang. sehingga kota Padang menjadi kota wisata halal nantinya.

Mahyeldi sampaikan, tak hanya itu, dengan hadirnya rumah potong unggas akan menggerakan budidaya ayam yang ada di Sumatera Barat mapun di Kota Padang sendiri. Budidaya ayam yang ada didaerah akan berkembang. Sedangkan hulu hilir dan pemasaran sudah dihadirkan. Kemudian pemotongannya sudah disediakan sehingga tinggal bagaimana budidaya ayam potong serta kebutuhan ayam dan pakannya tersedia.

Wali Kota mengatakan, Ini adalah menjadi perhatian bagi kabupaten kota dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan SKPD terkait. Sehingga dapat mengerakan usaha tani dan budi daya ayam potong. Jadi tentu kita dapat mensejahterakan petani ayam potong. dan pertani pakan ayampun menjadi sejahtera dan inilah tujuan dari Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Padang H.Hendri Septa hadir untuk meletakan batu pertama dan ketua umum koperasi Saudagar Minang raya Joi Kahar, sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah potong unggas atau rumah potong ayam.

Hadir pada acara meletakan batu pertama pembangunan rumah potong unggas, Ninik Mamak, Bunda Kanduang, Forkopinda dan beberpa 0PD Pemerintah Kota Padang. 

(h/by)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *