Opini

PAYAKUMBUH

Sports

Iran Bertekad Kobarkan Balas Dendam Lebih Sengit ke AS

          Iran Bertekad Kobarkan Balas Dendam Lebih Sengit ke AS
Iran Bertekad Kobarkan Balas Dendam Lebih Sengit ke AS.
Iran Bertekad Kobarkan Balas Dendam Lebih Sengit ke AS
BENTENGSUMBAR.COM - Iran bertekad akan melancarkan aksi balas dendam yang lebih keras terhadap Amerika Serikat (AS). Balas dendam dilakukan untuk menuntaskan kesumat mereka atas pembunuhan yang dilakukan oleh AS tersebut terhadap perwira senior Iran Qassem Soleimani pada akhir pekan lalu. 

Abdollah Araghi, anggota kepala staf gabungan Iran, mengatakan balas dendam akan dilakukan Garda Revolusi dalam waktu dekat.

Jenderal Ali Fadavi, penjabat komandan penjaga Iran mengatakan balas dendam sebenarnya sudah dilakukan Iran saat meluncurkan serangan rudal  ke pangkalan militer Irak yang digunakan tentara AS. Tapi, serangan rudal yang dilakukan belum seberapa 

"Itu hanya salah satu manifestasi dari kemampuan kami. Kami masih akan mengirim lusinan rudal ke jantung pangkalan AS di Irak supaya mereka tidak dapat melakukan apa pun," katanya seperti dikutip dari Associated Press, Kamis, 9 Januari 2020.

Jenderal Amir Ali Hajizadeh, yang memimpin program kedirgantaraan Iran mengatakan bahwa sementara Iran hanya menembakkan 13 rudal di dua pangkalan AS.

"Kami siap meluncurkan ratusan," katanya.

Tak hanya melancarkan serangan rudal, ia mengatakan Iran juga secara bersamaan telah melakukan serangan cyber terhadap sistem pemantauan AS.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan respons yang sangat berbahaya akan dilakukan terhadap AS jika negara adidaya tersebut membuat kesalahan lain terhadap Iran.

"Jika AS membuat kesalahan lain, itu akan menerima respons yang sangat berbahaya," katanya.

Meskipun mendapatkan ancaman dari Iran, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa negaranya tidak akan membalas.  Wakil Presiden A.S. Mike Pence mengatakan langkah dilakukan karen pihaknya melihat para milisi Iran sudah mulai mengendurkan serangan.

"Kami mendengar beberapa intelijen untuk menyarankan bahwa Iran mengirim pesan kepada milisi untuk tidak bergerak maju," katanya kepada Fox News Channel, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

(Source: cnnindonesia.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Enter your email address. Its free!

Delivered by FeedBurner

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *