PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Kasus Tanah 765 Ha di Padang, Marzuki Onmar Akui Tak Ada Tindaklanjut dari Fadli Zon dan Andre Rosiade

          Kasus Tanah 765 Ha di Padang, Marzuki Onmar Akui Tak Ada Tindaklanjut dari Fadli Zon dan Andre Rosiade
Ketua Forum Nagari Tigo Sandiang Marzuki Onmar menyerahkan bukti-bukti sengketa tanah 765 Ha ke Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, Kamis (1/2/2018).
Kasus Tanah 765 Ha di Padang, Marzuki Onmar Akui Tak Ada Tindaklanjut dari Fadli Zon dan Andre Rosiade
BENTENGSUMBAR.COM - Sudah hampir dua tahun lamanya Forum Nagari Tigo Sandiang menyampaikan aspirasi ke politisi Partai Gerindra, Fadli Zon dan Andre Rosiade terkait sengketa lahan 750 Ha di  enam kelurahan di Kota Padang, Sumatera Barat. 

Pertemuan Fadli Zon dan Andre Rosiade dilaksanakan di aula Universitas Baiturahmah pada Kamis, 1 Februari 2018. Fadli Zon dan Andre Rosiade mendengarkan langsung kronologis kisruh tanah antara Lehas, cs yang mengaku ahl waris Maboet dengan warga enam kelurahan tersebut. 

Pada pertemuan itu, Fadli Zon dan Andre Rosiade berjanji akan membawa persoalan tersebut ke DPR RI. Namun, ironisnya, sampai saat ini belum ada tindaklanjut yang konkret dari Fadli Zon dan Andre Rosiade.

(Baca Juga: Kisruh Penguasaan Tanah di Padang, Fadli Zon Bertemu Pengurus Forum Nagari Tigo Sandiang)

Hal itu diakui oleh Ketua Forum Nagari Tigo Sandiang, Marzuki Onmar. Ia menegaskan, usai pertemuan antara Fadli Zon dan Andre Rosiade dengan pihaknya di Universitas Baiturahmah, sampai saat ini tidak ada lagi tindaklanjut dari Fadli Zon dan Andre Rosiade terhadap aspirasi yang disampaikan.

"Tidak ada tindaklanjutnya. Hanya sebatas pertemuan itu saja. Mereka terima aspirasi kami, setelah itu tidak ada lagi," ungkap Marzuki Onmar ketika dihubungi media ini melalui sambungan selular, Selasa, 14 Januari 2020.

Marzuki Onmar mengatakan, pihaknya pun enggan mendesak Fadli Zon dan Andre Rosiade soal tindaklanjut pertemuan tersebut. 

"Baa lo ka manyasak an nyo, urang gadang-gadang, tu ndak amuah lo wak manyasak an doh (Bagaimana pula akan mendesak mereka, orang besar-besar, tentu kami tidak mau pula mendesak mereka, red)," ungkap Maron, panggilan akrab Marzuki Onmar. 

Marzuki Onmar berharap, karena Andre Rosiade sudah duduk di DPR RI sebagai wakil rakyat, maka sudah saatnya dia mengetahui perjuangan rakyat di Nagari Tigo Sandiang dalam menuntut hak mereka. 

"Kalau sekarang dia kan posisinya sudah wakil rakyat, maka sudah saatnya dia mengetahui, bagaimana rakyat berjuang. Kalau kami juga mengadu, apa yang akan kami kadukan lagi. Jadi, yang kami minta kepedulian Andre Rosiade atau stakeholder lainnya, baik itu anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Padang," tukuknya.

Andre Rosiade sendiri ketika dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat WhatsApp pada Selasa, 14 Januari 2020, tidak memberikan jawaban sampai berita ini diturunkan. 

Namun, dalam diskusi di group WhatsApp Sumbar Menyapa, Andre Rosiade mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi Evi Yandri, perwakilan Forum Nagari Tigo Sandiang bertemu dengan Komisi II DPR RI dan Fraksi Gerindra. 

"Pak Evi Yandri alah datang ke Komisi II Fraksi Gerindra. Alah ambo fasilitasi. Manga kok ribuik ajo. Kami Gerindra bakarajo bukan pemain pencitraan (Pak Evi Yandri sudah datang ke Komisi II dan Fraksi Gerindra. Sudah saya fasilitasi. Kenapa kok ribut saja. Kami Gerindra bekerja bukan pemain pencitraan, red)," jelas Andre dalam diskusi di group WhatsApp Sumbar Menyapa, Selasa, 14 Januari 2020. 

(by)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *