PADANG

SUMBAR

Iklan 728x90px

Saran UAS Direalisasikan, Pemko Padang Segera Bentuk Satpol PP Syariah

          Saran UAS Direalisasikan, Pemko Padang Segera Bentuk Satpol PP Syariah
Foto: Kasatpol PP Kota Padang Alfiadi. Saran UAS Direalisasikan, Pemko Padang Segera Bentuk Satpol PP Syariah.
Saran UAS Direalisasikan, Pemko Padang Segera Bentuk Satpol PP Syariah
BENTENGSUMBAR.COM - Saran penceramah kondang Ustadz Abdul Somad alias UAS untuk membentuk Satpol PP Syariah segera direalisasikan oleh Pemerintah Kota Padang.

Kepala Satuan Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang Alfiadi mengatakan, pihaknya akan segera merealisasikan Satpol PP Syariah sebagaimana disarankan oleh UAS ketika menyampaikan tausiah di Pantai Padang pada Kamis, 2 Januari 2020 lalu. 

"Satpol PP Syariah akan segera hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Padang. Satpol PP yang ramah-tamah dan bermartabat dalam melaksanakan penegakkan Perda di Kota Padang," ungkapnya kepada media di ruang kerjanya, Jumat, 10 Januari 2020.

Menurutnya, Pemerintah Kota Padang menyikapi apa yang sudah diapungkan oleh Ustadz Abdul Somad beberapa waktu lalu mengenai Satpol PP Syariah. 

"Dan saya rasa masyarakat kita memang butuh itu. Untuk menindaklanjutinya akan kita segerakan mewujudkan Satpol PP Syariah dalam bertindak untuk penegakkan Perda di Kota Padang ini," kata Alfiadi.

Alfiadi menjelaskan, tidak akan menunggu lama untuk membentuk lebih kurang satu pleton yang jumlahnya 30 orang. Dirinya akan mengumpulkan semua anggotanya yang berasal dari sarjana-sarjana tamatan perguruan tinggi Islam dan orang-orang pilihan yang berlatar belakang agama, termasuk anggota yang tingkat pemahaman terhadap agama cukup baik untuk dijadikan Satpol PP Syariah.

"Anggota kita banyak yang tamatan Universitas Islam dan kita akan kumpulkan mereka. Saya akan mencari regulasinya mengenai Satpol PP Syariah ini, sebagai acuan dan akan kita buatkan Perwakonya sesegera mungkin. Untuk tahap awal ini kita akan uji coba dulu dengan satu pleton," terang mantan Kepala Bapenda Kota Padang ini.

Selain itu, lanjut Alfiadi lagi, untuk Satpol PP ini salah satu yang membedakannya dari segi pakaian dengan Satpol PP yang bukan Syariah.

"Polanya akan disesuaikan dengan budaya kita. Satpol PP Syariah sangat identik dengan ABSBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah) yang sudah melekat di kehidupan masyarakat di Kota Padang dan Minangkabau," pungkasnya.

Dikatakannya, anggota Satpol PP Syariah yang laki-laki akan memakai peci dan yang perempuan memakai pakaian yang longgar dan elegan, agar tidak menganggu gerak dilapangan.

(by/rel)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...
loading...

Komentar Anda:

Formulir Kontal

Nama

Email *

Pesan *