Headline

Opini

Parlemen

Sports

Beringas! Usai Tembak Warganya, Tentara Myanmar Bobol dan Colong Kotak Amal Masjid

          Beringas! Usai Tembak Warganya, Tentara Myanmar Bobol dan Colong Kotak Amal Masjid
Usai Tembak Warganya, Tentara Myanmar Bobol dan Colong Kotak Amal Masjid.

Beringas! Usai Tembak Warganya, Tentara Myanmar Bobol dan Colong Kotak Amal Masjid
BENTENGSUMBAR.COM - Pasukan militer tentara Myanmar semakin beringas, baru-baru ini dikabarkan setelah menembak warganya sendiri, kemudian mereka membobol kotak amal di sebuah masjid.


Sejumlah media dalam negeri Myanmar terus menginformasihkan sejumlah berita terkait kebengisan pasukan militer Myanmar yang secara brutal mengamankan bahkan mengusir warganya yang berdemo menentang kudeta militer.


Pada hari Selasa, 13 April 2021 pasukan junta militer Myanmar diberitakan menembak mati dua warga sipil dan membobol kotak amal masjid di kota Myitnge, wilayah Mandalay.


Berdasarkan laporan Myanmar Now, penembakan tentara Myanmar kepada warganya bermula ketika seorang warga sipil melakukan pemogokan dan bergabung dengan Gerakan Pembangkangan Sipil (CDM).


“Mereka datang untuk menangkapi warga sipil yang melakukan CDM,” kata seorang penduduk yang tidak disebut namanya.


Kemudian ketika pun keluar untuk melaksanakan aksi unjuk rasa, militer Myanmar mulai menembaki ke arah massa.


“Mereka juga melakukan penembakan sepanjang hari ini. Jadi kami tidak bisa keluar,” katanya, dikutip Hops pada Minggu, 18 April 2021.


Kemudian sekitar jam dua siang pada Rabu, 14 April 2021, tentara menghancurkan barikade yang dipasang warga setempat, dan menembaki rumah-rumah di Thazin.


Bahkan dikabarkan pula sebuah kotak amal di masjid setempat juga dibobol dan uang di dalamnya dijarah oleh tentara, kata seorang penduduk.


“Kami masih belum tahu berapa banyak uang yang mereka ambil. Mereka masih memblokir area sehingga kami tidak bisa keluar,” tambah mereka.


Juru bicara militer Myanmar belum berkomentar terkait pembunuhan kedua pria tersebut dan penjarahan kotak amal masjid.


Terkait situasi terbaru di Myanmar, seorang pekerja bantuan dari Myitnge mengungkapkan, sukarelawan yang membantu merawat orang terluka dan mengumpulkan jenazah semakin langka, karena bahaya melakukan pekerjaan semacam itu.


Dia menambahkan, seorang pria ditembak mati pada Selasa di kota Sintgaing sekitar 16 km dari Myitnge.


“Kami langsung mengkremasi tubuhnya di hari yang sama. Saya tidak bisa memberitahu Anda detailnya. Situasinya sama sekali tidak bagus di sini,” katanya.


Sebagaimana diketahui, lebih dari 100 orang melakukan demo kudeta Myanmar setiap hari di Myitnge, kata penduduk di sana.


Source: Hops.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...