Opini

Parlemen

Sports

Dai Meninggal di Atas Mimbar saat Berikan Ceramah

          Dai Meninggal di Atas Mimbar saat Berikan Ceramah
Dai Meninggal di Atas Mimbar saat Berikan Ceramah.

Dai Meninggal di Atas Mimbar saat Berikan Ceramah
BENTENGSUMBAR.COM - Jamaah Masjid Baiturrahman Panaikang, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, gempar saat penceramah tumbang di atas mimbar saat menyampaikan dakwah, Senin, 26 April 2021 selepas sholat zuhur.


Penceramah itu adalah salah seorang tokoh Muhammadiyah Kota Makassar, Dr Ruddin Emang. Rekaman CCTV detik-detik meninggalnya Rudding, sempat heboh di media sosial utamanya grup WhatsApp. Durasinya 45 detik. Di belakangnya terlihat seorang pria lain yang tengah salat.


Di tengah ceramahnya, Rudding seolah tak sadarkan diri. Kemudian kepalanya membentur meja mimbar hingga nyaris terjatuh. Beberapa jamaah masjid kemudian menghampiri untuk menolong pria tersebut.


Imam Kelurahan Karampuang, Ridwan Salla mengatakan, almarhum terjatuh ketika hampir menyelesaikan ceramahnya di atas mimbar.


"Setelah jadi imam salat zuhur, lanjut lagi ceramah. Di akhir ceramah baca doa. Belum selesai berdoa, meninggal,” katanya kepada SINDONews.


Awalnya, beberapa jamaah sempat membantu Rudding ketika pingsan. Namun sayang, setelah diperiksa napas dan denyut nadi sudah tidak bereaksi.


“Jadi dibawa ke rumahnya. Kebetulan di samping masjid (lokasinya),” ujar Ridwan.


Dia bilang di Masjid itu, memang rutin dilakukan ceramah, setelah salat duhur berjamaah. Ridwan mengaku selama ini almarhum beberapa kali jadi imam, sekaligus membawakan ceramah.


Selama ini, kata Ridwan, lelaki 70 tahun itu sehat bugar. Beberapa kali beraktivitas keagamaan di masjid. "Almarhum ini sehat, tidak ada penyakitnya. Rutin itu bawa ceramah. Biasa juga jadi imam," imbuhnya.


Dia mengungkapkan Rudding merupakan Pembina Yayasan Masjid Baiturrahman Panaikang. Juga merupakan tokoh Muhammadiyah, sekaligus dosen di beberapa universitas di Makassar.


“Pensiunan PNS UIN Alauddin, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Tapi masih mengajar di Universitas Muhammadiyah, sebagai dosen luar biasa. Dia juga bangun masjid di daerah Moncongloe Maros, sekaligus pembina masjid," ucap Ridwan.


Semasa hidup, kata Ridwan, Almarhum memang aktif dalam pembinaan keagamaan. "Tokoh Muhammadiyah. Mubaligh. Pembina wilayah Muhammadiyah Kecamatan Tello baru. Sama pengurus Majelis Pustaka Pimpinan daerah Muhammadiyah Makassar, Majelis Pustaka," tuturnya.


Ridwan menambahkan, rencananya jenazah tokoh Muhammadiyah Makassar tersebut bakal disalatkan di Masjid Baiturrahman subuh, Selasa 27 April. "Nanti dimakamkan di Pemakaman Keluarga Gombara, Kecamatan Biringkanaya," katanya.


Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar Said Abdul Samad membenarkan jika Rudding adalah pengurusnya. Said mengaku, kabar itu dia ketahui dari informasi sesama pengurus Muhammadiyah. Informasi disertai dengan rekaman video yang beredar.


Almarhum, kata Said hingga saat ini masih menjabat sebagai dewan penasehat pimpinan cabang Muhammadiyah Wilayah Tello Baru, Panakkukang, Makassar. "Beliau memang juga adalah sesepuh sebagai pengurus di masjid di situ," tuturnya.


Source: Okezone

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...