Opini

Parlemen

Sports

Abdullah Hehamahua Bicara Soal Keperawanan, Ferdinand dan Eko Kuntadhi Kompak Menyindir

          Abdullah Hehamahua Bicara Soal Keperawanan, Ferdinand dan Eko Kuntadhi Kompak Menyindir
Abdullah Hehamahua Bicara Soal Keperawanan, Ferdinand dan Eko Kuntadhi Kompak Menyindir.

Abdullah Hehamahua Bicara Soal Keperawanan, Ferdinand dan Eko Kuntadhi Kompak Menyindir
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean dan pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menyindir Abdullah Hehamahua yang bicara soal keperawanan.


Eko Kuntadhi menyindir bahwa Adullah Hehamahua memiliki pengetahuan yang luar biasa.


“Luar biasa pengetahuannya. Bisa menembus rok para siswi,” kata Eko melalui akun Twitter-nya pada Jumat, 21 Mei 2021.


Setelah itu, Ferdinand turut menyindir bahwa Abdullah Hehamahua cocok menjadi Ketua Dewan Pengawas Keperawanan.


“Kenapa tidak diusulkan membentuk Dewan Pengawas Keperawanan? Bagus juga tuh, beliau bisa diusulkan jadi Ketua,” kata Ferdinand melalui akun Twitter-nya pada Jumat, 28 Mei 2021.


Sebelumnya, Ketua Majelis Syuro Partai Masyumi, Abdullah Hehamahua menyatakan bahwa 34 persen siswi di Indonesia sudah tidak perawan.


Hal itu ia katakan saat menjadi pembicara di STIE Wira Bhakti Makassar, Rabu 26 Mei 2021.


“34 persen siswi di SMP dan SMA di seluruh Indonesia tidak gadis lagi. 34 persen. Mereka yang senang beberapa kali melakukan aborsi,” kata Abdullah Hehamahua, dilansir dari Suara.com.


Bukan hanya itu, Abdullah Hehamahua juga mengungkapkan soal tempat di mana para pelajar itu melakukan hubungan seks.


Ia mengatakan bahwa berdasarkan survei, para pelajar palig sering melakukan hubungan seks di rumah sendiri.


“Kenapa di rumah sendiri? Karena bapak kerja, ibu kerja, kakak kerja. Adik sekolah. Tempat yang aman di rumah sendiri,” ujarnya.


Selain rumah, Abdullah juga menyebut bahwa tempat lain yang sering dijadikan tempat melakukan hubungan seks adalah Warung Internet (Warnet).


Menurutnya, hal itu ia ketahui berdasarkan hasil survei di salah satu warnet di Jakarta. 


Di sana, kata Abdullah, banyak air mani yang ditemukan petugas di atas karpet saat membersihkan warnet.


“Kenapa? Malam hari warnet kan ada sekat (pembatas). Petugas ada di luar, mereka buka google terus memperaktekkan di situ,” katanya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...