Headline

Opini

SOROT

Sports

220 Orang Warga Nagari Lingkuang Aua Terima BLT Dana Desa

          220 Orang Warga Nagari Lingkuang Aua Terima BLT Dana Desa
220 Orang Warga Nagari Lingkuang Aua Terima BLT Dana Desa.
BENTENGSUMBAR.COM - Pemerintah Nagari Lingkuang Aua, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap satu tahun 2021, kepada 220 orang penerima manfaat di Aula Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua, Senin, 21 Juni 2021.

Acara pembagian BLT Dana Desa tersebut, dihadiri oleh Sekretaris DPMN Kabupaten Pasbar, Andre Afandi, Camat Pasaman, Ayub Pramudia, Wali Nagari, Adrial, Ketua Bamus, Maswardi, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Nagari Lingkuang Aua. 

Wali Nagari Lingkuang Aua, Adrial mengatakan, BLT dana desa ini merupakan bantuan langsung tunai kepada masyarakat terdampak covid-19. Dimana setiap penerima akan menerima bantuan sebesar Rp. 300.000 rupiah per bulan.

"BLT ini di ambil dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2021, dan akan diberikan selama satu tahun, atau 12 bulan," ujarnya.

Ditambahkan Adrial, untuk mengantisipasi kerumunan warga selama pandemi, pembagian BLT tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pemerintah Nagari dan hanya dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari penerima. Setiap warga wajib menerapkan protokol kesehatan covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"untuk mengantisipasi kerumunan, panitia mengatur jarak tempat duduk penerima. Selain itu kita juga menyediakan masker gratis dan tempat mencuci tangan," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPMN Kabupaten Pasbar, Andre Afandi dalam sambutannya mengatakan, BLT tersebut diberikan kepada penerima dengan Kriteria, janda miskin, lansia miskin, penyakit menahun dan orang dalam ganguan jiwa. Setiap penerima tersebut telah ditentukan melalui rapat Musyawarah Nagari (Musna) yang dilakukan oleh Pihak Nagari dan Anggota Bamus Nagari.

"Seluruh data penerima di bahas dalam Musna, sehingga pemerintah nagari dapat menentukan mana yang layak sebagai penerima, dan mana yang tidak layak," terangnya.

Andre menambahkan, pihak Nagari  harus menyalurkan bantuan tersebut dalam satu, dua, atau tiga kali penyaluran dalam satu bulan. Hal itu karena, keterlambatan waktu penyaluran yang sudah masuk di bulan Juni.

"Karena beberapa faktor, penyaluran tahap satu ini, baru bisa dilakukan sekarang. Penyalurannya tidak dilakukan secara tunai, tapi non tunai dengan cara ditransfer ke rekening bank penerima, sehingga kita dapat menghindari resiko penyelewengan dan pemotongan dari oknum yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

Andre meminta, setiap penerima bisa memanfaatkan BLT dengan sebaik-sebaiknya. Apalagi situasi ekonomi dan pendapatan masyarakat selama pandemi covid-19, belum juga membaik dan tidak seperti biasanya.

"Manfaatkanlah dana ini sebaik mungkin, utamakan untuk kebutuhan pokok, sekolah anak, dan jangan digunakan untuk foya-foya, terlebih dalam kondisi susah selama pandemi saat ini,"harap Andre mengakhiri.

(Rido)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...