Headline

Opini

Parlemen

Sports

Gara-gara Ini, Dua "Orang Dekat" Mahyeldi Tersingkir dari Calon Sekdaprov Sumbar

          Gara-gara Ini, Dua "Orang Dekat" Mahyeldi Tersingkir dari Calon Sekdaprov Sumbar
Gara-gara Ini, Dua "Orang Dekat" Mahyeldi Tersingkir dari Calon Sekdaprov Sumbar.

Gara-gara Ini, Dua "Orang Dekat" Mahyeldi Tersingkir dari Calon Sekdaprov Sumbar
BENTENGSUMBAR.COM - Proses seleksi calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar sedang berlangsung. Ironisnya, dua “orang dekat” Gubernur Mahyeldi tersingkir dari pencalonan. Kenapa?


Keduanya adalah Amasrul, Sekda Kota Padang dan Medi Iswandi, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kota Padang.


Medi Iswandi merupakan salah seorang anggota tim perumusan RPJMD Sumbar yang dibentuk Gubernur Mahyeldi.


Tersingkirnya dua pejabat Pemko Padang itu usai hasil penulisan makalah pada seleksi terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar.


Sebanyak delapan nama dinyatakan lulus, sementara tiga nama gagal melaju.


Kadis Kominfo Sumbar Jasman Rizal melalui Group WA Sumbar dalam Online pada Jumat, 4 Juni 2021, menyampaikan, berdasarkan surat pengumuman itu bernomor: 800/3960/BKD-2021 ditandatangani langsung Ketua Panitia Seleksi yang juga Tenaga Ahli Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Hamdani.


Delapan nama yang dinyatakan lulus itu yakni Hansastri (Kepala Bappeda Provinsi Sumbar), Adib Alfikri (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar).


Lalu Andri Yulika (Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kota Padang), Maswar Dedi AP (Kepala DPMPTSP Provinsi Sumbar) dan Yozarwardi Usama Putra (Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar).


Kemudian ada Rida Ananda (Sekda Kota Payakumbuh), Zefnihan (Sekda Kabupaten Sijunjung) dan H Efiyandri (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Solok Selatan).


Sedangkan 3 nama lainnya yang lolos seleksi administrasi namun tidak lolos usai penulisan makalah yakni Amasrul, Jefrinal Arifin (Kepala BPSDM Provinsi Sumbar) dan Medi Iswandi.


Setelah hasil seleksi ini, peserta akan mengikuti uji kompetensi pada 7 Juni 2021 (di BKN Jakarta).


Kemudian tes kesehatan, kejiwaan dan bebas narkoba 14 Juni 2021.


Selanjutnya, presentasi dan wawancara 25 Juni 2021.


Terakhir, pengumuman hasil akhir untuk tiga calon yang kemudian diajukan ke Kemendagri pada 28 Juni 2021. 


(*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...