Headline

Opini

Parlemen

Sports

Sindir Gus Yaqut, Tokoh Papua: Hanya PKI yang Suka Campuri Urusan Agama

          Sindir Gus Yaqut, Tokoh Papua: Hanya PKI yang Suka Campuri Urusan Agama
Tokoh Papua, Christ Wamea menyindir Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut.

Sindir Gus Yaqut, Tokoh Papua: Hanya PKI yang Suka Campuri Urusan Agama
BENTENGSUMBAR.COM - Tokoh Papua, Christ Wamea menyindir Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut terkait rencana penceramah agama akan disertifikasi wawasan kebangsaan.


Christ Wamea lewat cuitannya di Twitter, Selasa 1 Juni 2021, menyindir Gus Yaqut dengan menyebut hanya Partai Komunis Indonesia (PKI) yang suka mencampuri urusan agama atas nama wawasan kebangsaan.


“Hanya PKI saja yang suka campur urusan agama. Semuanya atas nama wawasan kebangsaan,” cuit Christ Wamea.


Dalam cuitannya itu, Christ Wamea juga menyertakan link artikel pemberitaan berjudul ‘Yaqut: Penceramah Bakal Disertifikasi Wawasan Kebangsaan’.


Mengutip Sindonews.com, Menag Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) menegaskan bahwa dalam rangka penguatan moderasi beragama, para Dai dan penceramah agama akan disertifikasi wawasan kebangsaan.


Ia mengatakan, sertifikasi ini terkait dengan penguatan moderasi beragama melalui kompetensi penceramah. Apalagi, kata Yaqut, jaringan stakeholders dari Kemenag yang berasal dari organisasi ke masyarakat agama dan lembaga dakwah cukup luas dan perlu berkontribusi dalam memecahkan problematika.


“Salah satunya dengan melakukan bimbingan kepada para Dai dengan menggandeng peran Ormas Islam dan lembaga dakwah,” ujar Gus Yaqut.


Menurutnya, nantinya bimbingan teknis (Bimtek) akan diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Islam baik di tingkat pusat maupun di tingkat instansi vertikal dengan menggandeng peran serta organisasi masyarakat Islam setempat.


“Para Dai yang sudah mengikuti Bimtek akan memperoleh sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh Kementerian Agama,” ungkapnya.


Gus Yaqut pun berharap, lewat Bimtek tersebut wawasan dan integritas kebangsaan para penceramah dapat meningkat.


“Diharapkan para Dai yang sudah terbina akan bertambah wawasan serta kompetensi keilmuan nya dan memiliki integritas kebangsaan yang tinggi, untuk mensyiarkan dakwah langsung pada masyarakat tempatnya berdomisili melalui pendekatan kultur dan budaya setempat,” ujarnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...