Headline

Opini

SOROT

Sports

Emosi dengan PPKM, Kades Caci Maki Pejabat: Enak Zaman PKI

          Emosi dengan PPKM, Kades Caci Maki Pejabat: Enak Zaman PKI

Emosi dengan PPKM, Kades Caci Maki Pejabat: Enak Zaman PKI
BENTENGSUMBAR.COM - Kepala desa (Kades) Jenar Kabupaten Sragen, Samto memasang sebuah spanduk baliho berukuran besar yang berisi caci maki terhadap pejabat negara. Hal itu dilakukan sang Kades lantaran diduga emosi dengan kebijakan PPKM Darurat.


Sang Kades Jenar tersebut diduga tak setuju dengan kebijakan pejabat terkait PPKM Darurat lantaran menurutnya hal itu hanya menyusahkan masyarakat setempat.


Dilihat dari isi baliho tersebut, tampak kalimat caci maki terhadap pejabat negara. Selain itu, juga terpasang foto Samto selaku Kades setempat.


Dalam narasi baliho itu juga tertulis pengakuan Samto yang menilai Indonesia di zaman PKI lebih enak dibanding masa reformasi saat ini.


“IKI JAMAN REVORMASI, ISIH PENAK JAMAN PKI (Sekarang zaman reformasi masih enak zaman PKI),” demikian narasi yang tertulis dalam isi baliho itu.


Sang Kades lewat baliho itu juga mengajak pejabat negara agar lebih memikirkan nasib rakyat.


“AYO PEJABAT MIKIR NASIBE RAKYAT (Ayo pejabat pikirkan nasib rakyat),” tulisnya.


Selain itu, Samto juga menyebut pejabat yang suka mengejar rakyat adalah pejabat bangsat. Tak hanya itu, ia juga mengkritik pegawai pemerintahan yang senang membubarkan hajatan masyarakat.


Menurutnya, pegawai pemerintahan yang kerap mengejar hajatan masyarakat adalah orang-orang bajingan.


“PEJABAT SENG SENENG NGUBER UBER RAKYAT KUI BANGSAT. PEGAWAI SENG GOLEKI WONG DUWE GAWE IKU KERE. PEGAWAI SING SIO KARO SENIMAN SENIWATI KUWI BAJINGAN (Pejabat yang suka mengejar rakyat itu bangsat. Pegawai yang suka mencari orang punya hajat itu kere. Pegawai yang menyia-nyiakan seniman seniwati itu bajingan),” tulis sang Kades Jenar tersebut.


Usai foto baliho sang Kades itu viral, aparat kepolisian pun langsung turun tangan dengan menurunkan baliho tersebut.


Kapolsek Jenar AKP Suparjono mengungkapkan, Samto memasang baliho tersebut lantaran Kades itu emosi dengan kebijakan PPKM Darurat.


“Dia bilang hanya emosi sesaat,” ujar Suparjono, Kamis 15 Juli 2021 seperti dikutip dari Detik.com.


Suparjono juga mengungkapkan bahwa sang Kades Jenar itu sudah meminta maaf terkait pemasangan baliho yang berisi caci maki terhadap pejabat tersebut.


“Sementara itu saja. Ini masih kita tangani,” ujarnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...