Headline

Opini

PADANG

Sports

Ketua DPR Puan Maharani Ajak Masyarakat untuk Menjadi Patriot PPKM

          Ketua DPR Puan Maharani Ajak Masyarakat untuk Menjadi Patriot PPKM
Ketua DPR Puan Maharani Ajak Masyarakat untuk Menjadi Patriot PPKM.
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI DR (H.C.) Puan Maharani mengajak masyarakat untuk membangun rasa persatuan dan solidaritas untuk bergotong royong menjadi Patriot PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Pada keterangan persnya, Puan menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat memegang peranan yang sangat penting untuk menekan lonjakan Covid-19 saat ini.

"Ini waktunya kita bangun rasa kebersamaan dan solidaritas bagi sesama masyarakat untuk saling bahu membahu menjadi Patriot PPKM. Setiap lapisan masyarakat bisa mengambil sikap dan partisipasinya masing-masing agar lonjakan Covid-19 bisa segera ditekan dan tidak terus memakan korban jiwa," ujar Puan.

Puan juga mengatakan bahwa dirinya memahami bahwa ada kebutuhan yang harus terus dipenuhi selama masa PPKM. Maka, bagi masyarakat yang memang masih melakukan aktivitas dan mobilitas harus dilakukan secara bijaksana. Tetap lakukan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat dan maksimal, di antaranya adalah memakai masker ganda, menjaga kebersihan diri, serta menjaga jarak dan hindari kerumunan.

Sementara itu, tutur Puan, bagi masyarakat yang bisa benar-benar bekerja atau beraktivitas di rumah harus memanfaatkan kesempatan itu dengan maksimal. "Jika diberikan izin dari tempat kerja untuk work from home, ya betul-betul lakukan work from home. Jangan malah pindah bekerja di luar atau memanfaatkan waktu bekerja untuk jalan-jalan," ujar Puan.

Menurut Puan, sikap Patriot PPKM di tengah masyarakat akan membantu upaya pemerintah yang sudah dilakukan selama ini. Seorang Patrio PPKM bisa membangun karakternya melalui upaya-upaya positif yang dilakukan untuk saling membantu. Upaya ini tidak perlu besar, bisa juga disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Puan melanjutkan bahwa upaya bisa dilakukan mulai dari yang paling mudah yaitu saling mengingatkan di antara teman atau keluarga untuk selalu taat menerapkan prokes dalam setiap lini kehidupan. Selain itu juga bisa dimulai dari memberikan informasi-informasi terbaru mengenai perkembangan Covid-19 yang terbaru pada kerabat terdekat.

Peran saling mengingatkan tersebut penting karena dapat menguatkan mental untuk terus menjaga diri dari risiko penyebaran virus corona. Kita bisa saling mengingatkan di saat mental sedang goyang untuk kuat kembali.

Menjadi seorang Patriot PPKM pun dapat dilakukan dengan melawan hoaks-hoaks yang tersebar di masyarakat. Menurut data yang diterima oleh Puan per 11 Juni 2021, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat ada 1.639 isu hoaks yang tersebar di media sosial.

Secara rinci, hoaks tersebut beredar dalam bentuk 3.605 konten. Paling banyak hoaks adalah di Facebook, sekitar 2.999 kontent. Sementara itu, media sosial terbanyak kedua yang menghasilkan hoaks adalah Twitter, dengan penyebaran konten 533 konten. Selain itu, ada pula 49 konten hoaks yang terdapat di Youtube dan 24 di Instagram.

Konten terkait isu hoaks tersebut telah secara aktif dikendalikan oleh Kominfo. Namun, masyarakat juga harus turun tangan bila melihat hoaks ini saat mengakses media sosial. "Segera luruskan misinformasi jika melihatnya di berbagai platform media sosial. Tegaskan bahwa hoaks yang disebarkan itu sangat berbahaya bagi usaha pengendalian Covid-19 yang sedang kita lakukan," kata Puan.

Selain itu, Puan juga meminta masyarakat aktif dalam mengedukasi keluarga dan kerabat masing-masing agar ikut serta dalam program vaksin. "Sebarkan kabar baik tentang vaksinasi di antara keluarga, teman, dan sahabat. Ulasan langsung dari orang terdekat bisa menumbuhkan kepercayaan yang kemudian memotivasi untuk ikut vaksin juga," tutur Puan.

Alumni Universitas Indonesia itu melihat kebanyakan dari masyarakat ragu-ragu untuk divaksin karena belum menyaksikan sendiri manfaat vaksin untuk daya tubuh. Makanya, mereka harus melihat dari keluarga atau temannya yang sudah divaksinasi. Sehingga, keraguan dan pemikiran prasangka dapat dihilangkan dengan bukti nyata.

Bagi masyarakat yang tinggal di kota besar, segera informasikan tentang dampak vaksin ini pada keluarganya di daerah. Karena memang akses vaksin ini lebih dahulu disebarkan pada mereka yang tinggal di kota besar. Maka, masyarakat bisa memberikan contoh yang baik.

“Kita harus saling menguatkan, saling mengingatkan. Penanganan pandemi dan mencapai kekebalan komunal hanya bisa berhasil bila seluruh lapisan masyarakat bersinergi dan bekerja sama dengan upaya pemerintah memaksimalkan penekanan virus Covid-19,” ujar Puan.

Puan turut pula mengapresiasi atas kebesaran hati masyarakat dan sikap saling membantu yang selama ini sudah terbentuk. “Dengan solidaritas dan bahu membahu membantu sesama, insyaAllah kita kuat menghadapi pandemi Covid-19,” katanya.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...